Update: Senin, 5 Oktober 2026

BMAS

PT. Bank Kasikorn Indonesia Tbk.

Rp 478
+0.84%
Volume
2.283 lot
MA 5
481
MA 20
506
RSI
25.00
High
482
Low
462
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
462
Resistance (10d)
510
Volume Trend (10d)
-87.0%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-9.81 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (25.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 22 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 25.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp462, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp510.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 510 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 561, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 462 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Three Black Crows: Tiga Gagak Hitam Penanda Kekuatan Bearish

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, ada pola yang begitu mengancam dan mudah dikenali seperti Three White Soldiers, tetapi dalam versi bearish. Pola itu adalah Three Black Crows (Tiga Gagak Hitam). Namanya saja sudah menggambarkan kegelapan—tiga candle bearish panjang berbaris seperti tiga gagak hitam yang terbang di langit suram, menandakan bahwa musim dingin pasar akan segera datang. Jika Three White Soldiers adalah mimpi indah bagi para pembeli, maka Three Black Crows adalah mimpi buruk. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Three Black Crows, cara mengidentifikasinya, psikologi di baliknya, variasi pola, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Three Black Crows? Three Black Crows adalah pola tiga candlestick bearish yang terdiri dari tiga candle bearish panjang (black candles) yang muncul secara berurutan....

Artikel menarik lainnya:

  1. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  2. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen
  3. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  4. Rasio PBV Antar Sektor: Mengapa Bank dan Teknologi Tidak Bisa Dibandingkan secara Langsung
  5. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  6. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  7. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  8. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  9. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  10. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu

TradingView Chart - BMAS