Update: Jumat, 22 Mei 2026

BMAS

PT. Bank Maspion Indonesia Tbk.

Rp 500
+0.40%
Volume
125 lot
MA 5
492
MA 20
497
RSI
50.00
High
500
Low
490

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.68%
Support (10d)
460
Resistance (10d)
510
Volume Trend (10d)
-60.7%
Score
65
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
0.40 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 9 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMAS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp510.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 510 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 550 - 575 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 465 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula

Saat pertama kali membuka aplikasi trading saham, mata Anda akan disuguhi berbagai istilah asing yang bertebaran di layar. Dua yang paling membingungkan biasanya adalah Bid dan Offer (atau Ask), lalu diikuti oleh Last dan Volume. Memahami keempat istilah ini bukanlah pilihan, melainkan keharusan mutlak sebelum Anda melakukan transaksi jual beli saham yang sebenarnya. Artikel ini akan membahas secara mendalam arti dari Bid, Offer, Last, dan Volume, bagaimana cara membacanya, serta strategi sederhana menggunakan keempat istilah ini untuk mengambil keputusan yang lebih cerdas di pasar saham. Bagian 1: Bid (Harga Beli Tertinggi) Apa Itu Bid? Bid adalah harga tertinggi yang bersedia dibayarkan oleh seorang pembeli untuk membeli suatu saham pada saat itu juga. Singkatnya, ini adalah tawaran harga beli terbaik dari para calon pembeli yang sedang...

Artikel menarik lainnya:

  1. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  2. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  3. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  4. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  5. Mass Index: Mengukur Ekspansi Volatilitas untuk Mengidentifikasi Pembalikan
  6. Analisis Piotroski F-Score untuk Pemula: Menyaring Saham Value yang Berkualitas
  7. Efek Ilusi Kontrol: Ketika Anda Berpikir Grafik Dapat Mengendalikan Pasar
  8. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  9. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  10. Strategi Martingale di Saham: Bunuh Diri Finansial yang Berkedok Peluang

TradingView Chart - BMAS