Update: Senin, 6 Juli 2026

BMAS

PT. Bank Maspion Indonesia Tbk.

Rp 474
0.00%
Volume
1 lot
MA 5
476
MA 20
477
RSI
41.38
High
474
Low
474
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
460
Resistance (10d)
494
Volume Trend (10d)
-83.6%
Score
10
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-1.66 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (41.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BMAS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp494.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 437 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Saham Gocap: Mental Block di Balik Harga Rp50 yang Menggoda

Di bursa saham Indonesia, ada fenomena unik yang tidak ditemui di banyak bursa lain: saham gocap. Gocap, kependekan dari "golongan caps" atau harga Rp50, merujuk pada saham-saham yang diperdagangkan di kisaran harga Rp50 hingga Rp100 per saham. Bagi investor pemula, saham gocap terlihat sangat menggoda. "Dengan uang Rp500.000, saya bisa beli 10.000 saham!" rasanya lebih memuaskan daripada membeli satu lot saham bank besar seharga Rp5 juta. Ada kepuasan psikologis tersendiri dari memiliki banyak unit saham, meskipun nilai totalnya sama. Namun di balik godaan itu, tersembunyi mental block yang justru bisa merusak pola pikir investasi jangka panjang. Saham gocap seringkali menjadi jebakan bagi investor pemula yang belum memahami bahwa dalam investasi, harga per saham tidak ada artinya tanpa melihat fundamental dan valuasi. Hanya Angka: Memahami Bahwa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  2. The 2B Pattern: Pola False Breakout Reversal dari Joe Ross
  3. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  4. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  5. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  6. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  7. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  8. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  9. Capex vs Maintenance Capex: Membedakan Investasi Ekspansi dan Biaya Pemeliharaan
  10. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya

TradingView Chart - BMAS