Update: Senin, 5 Oktober 2026

SINI

PT. Singaraja Putra Tbk.

Rp 16.625
+4.89%
Volume
98.800 lot
MA 5
17.475
MA 20
16.216
RSI
66.58
High
17.025
Low
15.800
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
5.29%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
18.325
Volume Trend (10d)
-50.8%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
90.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (66.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10.714 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SINI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 66.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp18.325.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 18.325 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 20.158, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 0 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri

Dalam dinamika pasar modal, ada satu aksi korporasi yang kerap disambut antusias oleh para investor: buyback saham. Saham-saham perusahaan yang mengumumkan buyback sering kali langsung melonjak harga. Namun, tidak sedikit investor yang masih bertanya-tanya: apa sebenarnya buyback itu? Apakah selalu menguntungkan? Mengapa perusahaan mau mengeluarkan uang untuk membeli sahamnya sendiri? Artikel ini akan membahas tuntas tentang buyback saham, dari definisi, mekanisme, tujuan, hingga dampaknya bagi investor. Apa Itu Buyback Saham? Buyback saham (saham回购) adalah aksi korporasi di mana perusahaan membeli kembali saham-sahamnya yang telah beredar di publik, baik melalui bursa efek maupun mekanisme tender offer. Dengan kata lain, perusahaan bertindak seperti investor biasa yang membeli saham sendiri. Setelah saham dibeli kembali, perusahaan memiliki opsi untuk: Menahan saham tersebut sebagai saham treasury (treasury stock) yang bisa...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengubah Pola Pikir "Saya Harus Benar" menjadi "Saya Harus Untung": Revolusi Mental dalam Trading
  2. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  3. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  4. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  5. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  6. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  7. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  8. Rasio OPM (Operating Profit Margin): Membandingkan Profitabilitas Antar Industri
  9. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  10. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda

TradingView Chart - SINI