Update: Jumat, 22 Mei 2026

SINI

PT. Singaraja Putra Tbk.

Rp 9.300
+9.73%
Volume
20.404 lot
MA 5
9.705
MA 20
12.873
RSI
18.87
High
9.300
Low
8.250

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.43%
Support (10d)
8.250
Resistance (10d)
13.675
Volume Trend (10d)
-15.8%
Score
70
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-21.19 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.9) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 42 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SINI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.43%. Area support terdekat berada di sekitar Rp8.250, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp13.675.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 9.486 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 10.230 - 10.695 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 8.649 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berusaha mengikuti tren — mengidentifikasi arah, kekuatan, dan momentum pergerakan harga. Namun, ada satu indikator yang melakukan kebalikannya: Detrended Price Oscillator (DPO). Indikator ini justru menghilangkan tren dari harga sehingga Anda dapat melihat siklus dan osilasi yang tersembunyi di balik tren utama. Dikembangkan oleh analis teknikal terkenal, Walter Bressert, DPO membantu trader mengidentifikasi siklus pasar (cycle) dengan menghilangkan komponen tren jangka panjang. Bagi trader yang percaya bahwa pasar bergerak dalam siklus yang berulang, DPO adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Detrended Price Oscillator (DPO) DPO adalah indikator osilator yang menghitung selisih antara harga dengan moving average yang telah digeser (shifted). Dengan menggeser moving average ke masa lalu, DPO menghilangkan tren jangka panjang dan menyisakan komponen siklus. Ciri-ciri spesifiknya...

Artikel menarik lainnya:

  1. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  2. Payback Period: Seberapa Cepat Investasi Anda Kembali?
  3. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  4. Upside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bullish yang Jarang Dikenal
  5. Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital
  6. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  7. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  8. Memahami Pola Tiga Candlestick: Deliberation (Masa Pertimbangan)
  9. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  10. Ukuran Profitabilitas di Balik Setiap Polis: Analisis New Business Margin dalam Saham Asuransi Jiwa

TradingView Chart - SINI