Update: Jumat, 22 Mei 2026

SCNP

PT. Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk.

Rp 152
-5.00%
Volume
3.818 lot
MA 5
158
MA 20
163
RSI
16.67
High
165
Low
152

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.47%
Support (10d)
152
Resistance (10d)
181
Volume Trend (10d)
-57.6%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-13.14 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 40 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SCNP saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp152, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp181.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 155 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 167 - 175 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 141 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa

Seorang investor sedang membandingkan dua perusahaan asuransi jiwa. Keduanya melaporkan laba bersih yang hampir sama. Keduanya memiliki rasio Price to Embedded Value (P/EV) yang mirip. Namun satu perusahaan harganya terus naik, sementara yang lain stagnan. Apa bedanya? Jawabannya terletak pada Value of New Business (VNB) —metrik yang mengukur nilai yang diciptakan dari penjualan polis asuransi baru. Perusahaan pertama memiliki VNB yang tumbuh 25% per tahun. Perusahaan kedua hanya 5%. Pasar menghargai perusahaan yang mampu menciptakan nilai berkelanjutan dari polis baru, bukan hanya mengelola polis lama. Dalam artikel sebelumnya, kita membahas tentang Embedded Value (EV) —nilai dari polis yang sudah ada. Artikel ini akan membahas Value of New Business (VNB) —nilai dari polis yang baru dijual, yang merupakan mesin pertumbuhan perusahaan asuransi jiwa. Apa Itu Value...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?
  2. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  3. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  5. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  7. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  8. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  9. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  10. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

TradingView Chart - SCNP