Update: Jumat, 22 Mei 2026

SMIL

PT. Sarana Mitra Luas Tbk.

Rp 264
-2.94%
Volume
106.472 lot
MA 5
282
MA 20
281
RSI
40.74
High
276
Low
264

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.01%
Support (10d)
256
Resistance (10d)
302
Volume Trend (10d)
+226.6%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
7.32 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (40.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.399 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMIL saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp256, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp302.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 256, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

Ketika Anda membaca neraca sebuah perusahaan, sebagian besar aset yang terlihat bersifat fisik: kas, persediaan, pabrik, mesin, dan tanah. Namun di era modern ini, banyak perusahaan terutama di sektor teknologi, farmasi, dan consumer goods memiliki aset yang tidak bisa disentuh atau dilihat secara fisik, namun nilainya sangat signifikan bahkan melebihi aset fisiknya. Aset-aset tak terlihat ini disebut Intangible Asset (Aset Tidak Berwujud), dan salah satu komponen terbesarnya adalah Goodwill. Pertanyaannya: Apakah aset tak terlihat ini benar-benar bernilai sebesar yang tercatat di neraca? Ataukah hanya angka di kertas yang suatu saat bisa lenyap dan menghancurkan laba perusahaan? Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Goodwill dan Intangible Asset, serta bagaimana investor cerdas menganalisisnya untuk menghindari jebakan. Apa Itu Intangible Asset? Intangible Asset adalah aset yang tidak...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  2. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  3. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  4. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  5. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  6. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?
  7. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  8. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  9. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi
  10. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

TradingView Chart - SMIL