Update: Senin, 5 Oktober 2026

SMIL

PT. Sarana Mitra Luas Tbk.

Rp 464
+4.04%
Volume
1.164.016 lot
MA 5
449
MA 20
438
RSI
65.45
High
466
Low
444
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.80%
Support (10d)
406
Resistance (10d)
466
Volume Trend (10d)
+17.5%
Score
100
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
18.97 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (65.5)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 48.027 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SMIL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 65.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.80%. Area support terdekat berada di sekitar Rp406, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp466.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 464 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 534 - 580 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 441 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Impulse Wave (lima gelombang penggerak utama), kini saatnya mengenal sisi lain dari Elliott Wave Theory: Corrective Wave – tiga gelombang yang bergerak berlawanan dengan tren utama, diberi label A, B, dan C. Jika Impulse Wave adalah "otot" yang mendorong harga ke arah tren utama, maka Corrective Wave adalah "nafas" di antara dorongan-dorongan tersebut. Memahami struktur gelombang korektif sama pentingnya dengan memahami gelombang impulsif, karena di sinilah trader sering terjebak. Corrective Wave sering kali lebih kompleks, lebih berliku, dan lebih sulit diidentifikasi dibandingkan Impulse Wave. Namun, dengan pemahaman yang tepat, Anda dapat mengenali di mana koreksi dimulai, di mana ia berakhir, dan kapan harus bersiap untuk gelombang impulsif berikutnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Corrective Wave (gelombang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Strategi Tilt Factor: Memanfaatkan Size, Value, dan Momentum untuk Meningkatkan Return
  2. Rectangle: Kotak Konsolidasi yang Menentukan Arah Tren Berikutnya
  3. Menggunakan Akun Demo dengan Uang Sungguhan Mental: Rahasia Melatih Emosi Tanpa Menguras Dompet
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan
  6. Valuasi Perusahaan dengan Multiple Segment: Seni Membongkar Nilai di Balik Konglomerat
  7. Mengenal Pola Tweezer Top: Sinyal Pembalik Harga yang Harus Diketahui Trader Saham
  8. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  9. Advance Block: Sinyal Pembalikan Harga yang Sering Terlewat
  10. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna

TradingView Chart - SMIL