Update: Jumat, 22 Mei 2026

PLAN

PT. Planet Properindo Jaya Tbk.

Rp 38
0.00%
Volume
28.848 lot
MA 5
42
MA 20
50
RSI
17.86
High
39
Low
35

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.61%
Support (10d)
35
Resistance (10d)
54
Volume Trend (10d)
-50.8%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-9.52 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (17.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PLAN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 17.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp35, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp54.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 54 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 59, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 35 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio LTV/CAC: Ukuran Paling Jujur Kesehatan Saham Digital

Dalam dunia saham, sektor perusahaan digital (SaaS, e-commerce, fintech, marketplace) menawarkan peluang keuntungan yang luar biasa. Namun, di balik pertumbuhan pendapatan yang mengesankan dan jumlah pengguna yang meledak, banyak investor lupa menanyakan satu pertanyaan fundamental: “Apakah model bisnis ini benar-benar menghasilkan uang untuk setiap pelanggan, atau justru membakar uang setiap kali mendapatkan pelanggan baru?” Jawabannya terletak pada rasio LTV (Lifetime Value) terhadap CAC (Customer Acquisition Cost). Ini adalah metrik paling jujur yang membedakan antara perusahaan digital yang sehat dan perusahaan yang lambat laun akan tumbang. Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu rasio LTV/CAC, mengapa ia menjadi tolok ukur utama bagi investor cerdas, bagaimana membaca angkanya, serta cara menggunakannya untuk memilih saham digital berkualitas. Apa Itu LTV dan CAC? Pengingat Singkat Sebelum membahas rasionya,...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  2. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank
  3. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  4. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  5. Belt Hold: Candlestik Pembukaan di Harga Tertinggi atau Terendah
  6. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  7. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  8. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  9. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  10. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi

TradingView Chart - PLAN