Update: Jumat, 2 Oktober 2026

PLAN

PT. Planet Properindo Jaya Tbk.

Rp 69
+2.99%
Volume
25.032 lot
MA 5
64
MA 20
67
RSI
53.13
High
70
Low
64
Nilai
40/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.79%
Support (10d)
55
Resistance (10d)
75
Volume Trend (10d)
-72.4%
Score
40
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
76.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -20 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham PLAN saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp55, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp75.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 40 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 55, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir

Dalam dunia bisnis, ada sebuah pepatah lama yang berbunyi: "Revenue is vanity, profit is sanity, but cash is reality." Pendapatan bisa dibanggakan, laba menunjukkan kewarasan, tetapi uang tunai adalah kenyataan yang sesungguhnya. Pertanyaannya: Seberapa cepat sebuah perusahaan mengubah uangnya yang diinvestasikan ke operasional menjadi uang tunai kembali? Jawabannya terletak pada Cash Conversion Cycle (CCC) atau Siklus Konversi Kas. Metrik ini merupakan salah satu indikator paling komprehensif untuk menilai efisiensi modal kerja dan manajemen arus kas sebuah perusahaan. Artikel ini akan membahas CCC secara mendalam dan bagaimana menggunakannya dalam analisis saham. Apa Itu Cash Conversion Cycle (CCC)? CCC mengukur berapa hari yang dibutuhkan sebuah perusahaan untuk mengubah investasinya dalam persediaan dan piutang menjadi uang tunai dari penjualan. Singkatnya, CCC adalah jarak waktu antara perusahaan membayar pemasok...

Artikel menarik lainnya:

  1. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  2. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  3. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  4. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  5. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  6. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  7. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  8. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  9. The False Bar: Breakout Palsu di Timeframe Kecil
  10. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

TradingView Chart - PLAN