Update: Jumat, 22 Mei 2026

IRRA

PT. Itama Ranoraya Tbk.

Rp 378
0.00%
Volume
12.115 lot
MA 5
386
MA 20
404
RSI
47.37
High
384
Low
370

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.44%
Support (10d)
368
Resistance (10d)
615
Volume Trend (10d)
+1,933.0%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-3.57 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (47.4)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.332 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IRRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.44%. Area support terdekat berada di sekitar Rp368, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp615.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 350 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal

Dalam dunia analisis teknikal, sebagian besar trader akrab dengan pola-pola harmonic klasik seperti Gartley, Butterfly, atau Crab. Namun, ada satu pola harmonic yang lebih jarang dibahas namun memiliki tingkat akurasi yang mengesankan: White Swan (Angsa Putih). Pola ini adalah varian bearish dari keluarga pola harmonic yang mengandalkan rasio Fibonacci untuk mengidentifikasi titik-titik pembalikan. Dinamakan "White Swan" karena bentuknya yang menyerupai leher angsa yang anggun sebelum akhirnya "menukik" ke bawah. Bagi trader yang memahami pola ini, White Swan dapat menjadi alat yang andal untuk mendeteksi puncak pasar dan mempersiapkan posisi short. Karakteristik White Swan (Bearish Harmonic Pattern) White Swan adalah pola harmonic bearish yang terbentuk dari empat swing point (titik ayunan) pada grafik harga, diberi label X, A, B, C, dan D (di mana D...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  2. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  3. Pengaruh Siklus Tidur terhadap Keputusan Trading: Ketika Kantuk Menghancurkan Portofolio
  4. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  5. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan
  6. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  7. Disposisi Effect: Mengapa Kita Cepat Jual Saham Profit, tapi Tahan Saham Rugi
  8. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  9. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  10. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

TradingView Chart - IRRA