Update: Kamis, 20 Agustus 2026

IRRA

PT. Itama Ranoraya Tbk.

Rp 374
+0.54%
Volume
5.639 lot
MA 5
372
MA 20
373
RSI
50.00
High
374
Low
366
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
0.52%
Support (10d)
364
Resistance (10d)
384
Volume Trend (10d)
-0.4%
Score
70
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (50.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 460 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IRRA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 50.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp364, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp384.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 381 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 411 - 430 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 348 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cypher: Sandi Rahasia Pembalikan Harga yang Akurat

Dalam analisis teknikal saham, pola harmonic terus berkembang seiring waktu. Setelah mempelajari Gartley, Bat, Butterfly, Crab, dan Deep Crab, kini saatnya mengenal pola harmonic yang lebih baru namun sangat populer: pola Cypher. Pola Cypher ditemukan oleh Darren Oglesbee dan dipopulerkan oleh Mike Savage serta Tim West. Pola ini relatif lebih baru dibandingkan pola harmonic lainnya, tetapi dengan cepat menjadi favorit banyak trader karena akurasinya yang tinggi dan rasio risk-reward yang menarik. Yang membedakan Cypher dari pola harmonic lainnya adalah struktur internalnya yang unik, terutama pada posisi titik C dan rasio Fibonacci yang spesifik. Pola Cypher sering disebut sebagai "sandi rahasia" karena kemampuannya mengungkap titik pembalikan yang tidak terlihat oleh pola lain. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang pola Cypher (baik bullish maupun bearish),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  2. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  3. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  4. Rasio Net Debt to EBITDA: Mengukur Beban Utang yang Sebenarnya
  5. Price to User: Senjata Rahasia Menilai Saham Teknologi yang Belum Untung
  6. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  7. Rasio Distress Price to Book Value: Mendeteksi Saham yang Terluka Parah atau Peluang Emas?
  8. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  9. Dollar Cost Averaging (DCA): Strategi Disiplin Mengakumulasi Saham Tanpa Perlu Tebak Waktu
  10. Jembatan antara Utang dan Ekuitas: Memahami Rasio Konversi Obligasi Konversi

TradingView Chart - IRRA