Update: Senin, 5 Oktober 2026

IRRA

PT. Itama Ranoraya Tbk.

Rp 372
+3.33%
Volume
18.753 lot
MA 5
357
MA 20
365
RSI
51.61
High
372
Low
356
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.50%
Support (10d)
340
Resistance (10d)
372
Volume Trend (10d)
+25.8%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.6)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -82 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham IRRA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.6, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp340, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp372.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 340, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari apa itu market cap (kapitalisasi pasar) dan bagaimana cara menghitungnya. Namun, memahami definisi saja tidak cukup. Pertanyaan yang lebih penting adalah: Bagaimana hubungan antara market cap dengan dua faktor paling krusial dalam investasi, yaitu risiko dan likuiditas? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kompas Anda dalam memilah ribuan saham di bursa. Tidak semua saham cocok untuk semua orang. Trader harian yang agresif membutuhkan saham dengan karakteristik berbeda dari investor pensiun yang konservatif. Perbedaan kebutuhan itu sebagian besar dapat dijelaskan oleh market cap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana besar-kecilnya market cap suatu perusahaan memengaruhi tingkat risiko yang harus Anda tanggung dan kemudahan Anda dalam menjual saham tersebut (likuiditas). Pada akhirnya, Anda akan memahami mengapa investor berpengalaman selalu menjadikan market...

Artikel menarik lainnya:

  1. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  2. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  3. Schiff Pitchfork – Garpu yang Lebih Landai untuk Tren yang Lembut
  4. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  5. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  6. Ukuran Sejati Kinerja Saham: Mengapa Rasio Perusahaan Harus Dibandingkan dengan Rata-rata Industri
  7. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  8. Ketika Suku Bunga Naik, Siapa yang Paling Terluka? Analisis Sensitivitas Beban Keuangan dalam Saham
  9. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  10. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank

TradingView Chart - IRRA