Update: Kamis, 8 Oktober 2026

SONA

PT. Sona Topas Tourism Industry Tbk.

Rp 3.210
+0.94%
Volume
392 lot
MA 5
3.324
MA 20
2.867
RSI
63.42
High
3.290
Low
3.100
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.74%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
4.860
Volume Trend (10d)
+2,160.8%
Score
80
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
33.75 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 2 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SONA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.74%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp4.860.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 80 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 3.210 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 3.692 - 4.013 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 3.050 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

Saham sektor Consumer Goods (barang konsumsi) adalah primadona bagi banyak investor di Bursa Efek Indonesia. Mengapa? Karena bisnisnya mudah dipahami (produknya kita konsumsi sehari-hari), permintaannya relatif stabil (defensif), dan banyak perusahaan consumer goods telah terbukti bertahan selama puluhan tahun. Namun satu pertanyaan besar selalu muncul: Berapa PER (Price to Earnings Ratio) yang ideal untuk membeli saham consumer goods? Tidak ada angka ajaib yang berlaku untuk semua perusahaan. Namun dengan memahami karakteristik sektor ini, investor dapat menentukan rentang PER wajar dan mengenali kapan saham consumer goods sedang murah atau mahal. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang PER ideal untuk saham consumer goods. Apa Itu PER dan Mengapa Penting untuk Consumer Goods? PER (Price to Earnings Ratio) adalah rasio yang membandingkan harga saham dengan laba per...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  2. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus
  3. Mengintip “Gunung Es” Laporan Keuangan: Analisis Off-Balance Sheet Items dalam Dunia Saham
  4. Impulse Wave: Lima Gelombang Penggerak Utama dalam Elliott Wave Theory
  5. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Mengukur Harga dari Masa Depan: Analisis Rasio Price to R&D Spend
  8. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  9. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  10. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka

TradingView Chart - SONA