Update: Senin, 6 Juli 2026

CSIS

PT. Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

Rp 149
-0.67%
Volume
7.435 lot
MA 5
149
MA 20
149
RSI
49.09
High
151
Low
148
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.22%
Support (10d)
140
Resistance (10d)
165
Volume Trend (10d)
-30.4%
Score
10
Win Rate (30d)
53.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -176 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSIS saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.22%. Area support terdekat berada di sekitar Rp140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp165.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 133 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Island Reversal: Pulau Kecil yang Menandai Pembalikan Drastis
  2. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  3. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  4. In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra
  5. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  6. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  7. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  8. White Swan: Pola Harmonic Bearish yang Jarang Dikenal
  9. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  10. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

TradingView Chart - CSIS