Update: Senin, 5 Oktober 2026

CSIS

PT. Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

Rp 168
-6.67%
Volume
42.379 lot
MA 5
184
MA 20
200
RSI
18.33
High
181
Low
165
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
165
Resistance (10d)
214
Volume Trend (10d)
+67.2%
Score
70
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-26.96 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.3) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.290 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSIS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp165, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp214.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 171 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 185 - 193 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 156 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham

Dalam dunia investasi saham, ada dua cara utama untuk "memberi harga" pada sebuah perusahaan. Cara pertama adalah dengan melihat nilai buku (book value) – berapa nilai perusahaan menurut catatan akuntansi. Cara kedua adalah dengan melihat nilai pasar (market value) – berapa nilai perusahaan menurut penilaian pasar saham. Keduanya seringkali sangat berbeda. Sebuah perusahaan bisa memiliki nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasarnya Rp500 miliar (diskonto). Atau sebaliknya, nilai buku Rp1 triliun tetapi nilai pasar Rp5 triliun (premium). Memahami perbedaan antara book value dan market value adalah fondasi penting dalam analisis fundamental dan strategi investasi. Artikel ini akan membahas secara mendalam kedua konsep ini, perbedaannya, serta bagaimana investor cerdas menggunakannya untuk mengambil keputusan. Apa Itu Book Value (Nilai Buku)? Book Value atau Nilai Buku adalah nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham vs Reksadana vs Obligasi: Mana yang Cocok untuk Pemula?
  2. Homing Pigeon: Pola Merpati yang Membawa Kabar Baik di Tengah Kepanikan
  3. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  4. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  5. Mengenal Williams %R: Satu Langkah Menuju Overbought dan Oversold
  6. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  7. Pola 5-0: Formasi Harmonic yang Unik dengan Dua Opsi Pembalikan
  8. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  9. Valuasi Saham Perbankan dengan PBV dan ROE: Dua Sisi Mata Uang yang Tak Terpisahkan
  10. PER Ideal untuk Saham Consumer Goods: Berapa Batas Wajar Membeli?

TradingView Chart - CSIS