Update: Jumat, 22 Mei 2026

HOKI

PT. Buyung Poetra Sembada Tbk.

Rp 60
0.00%
Volume
162.295 lot
MA 5
61
MA 20
65
RSI
23.08
High
61
Low
57

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.41%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
69
Volume Trend (10d)
+30.2%
Score
35
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-10.45 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (23.1) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.599 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HOKI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp69.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 54 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break

Dalam dunia analisis teknikal, banyak trader terlalu fokus pada harga dan melupakan satu komponen vital lainnya: volume. Padahal, volume adalah bahan bakar yang menggerakkan pasar. Tanpa volume, pergerakan harga seringkali tidak memiliki daya tahan. Salah satu indikator tertua namun paling andal yang menghubungkan harga dan volume adalah On Balance Volume (OBV). Dikembangkan oleh Joseph Granville pada tahun 1963, OBV bekerja dengan prinsip sederhana namun kuat: volume mendahului harga. Yang membuat OBV istimewa adalah kemampuannya mendeteksi dua pola paling powerful dalam trading, yaitu divergence dan trendline break. Kedua pola ini seringkali memberikan sinyal lebih awal dibandingkan indikator lainnya. Cara Menghitung OBV (Sederhana Sekali) Rumus OBV sangat mudah dipahami: Jika harga tutup lebih tinggi dari hari sebelumnya → OBV = OBV sebelumnya + Volume hari ini...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  2. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  3. Reward to Risk Ratio: Mengapa Minimal 1:2 Adalah Kunci Profit Jangka Panjang
  4. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  5. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  6. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  7. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  8. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  9. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  10. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

TradingView Chart - HOKI