* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
Ada sebuah fenomena aneh yang dialami banyak investor. Di pagi hari, saat pasar baru buka, mereka merasa jernih dan percaya diri. Analisis terasa tajam. Keputusan terasa tepat. Tapi menjelang siang, atau setelah melakukan lima atau enam kali transaksi, semuanya berubah. Grafik yang tadinya jelas kini terlihat membingungkan. Keputusan terasa terburu-buru. Dan sering kali, kesalahan terbesar terjadi di jam-jam terakhir sesi perdagangan. Ini bukan kebetulan. Ini adalah kelelahan keputusan atau decision fatigue—penurunan kualitas keputusan setelah seseorang membuat terlalu banyak keputusan dalam rentang waktu tertentu. Artikel ini akan membahas bagaimana decision fatigue bekerja dalam konteks saham, mengapa ini sangat berbahaya bagi investor ritel, dan yang terpenting, bagaimana cara mengelolanya agar Anda tidak menjadi korban dari kelelahan yang tidak disadari. 1. Apa Itu Decision Fatigue? Memahami Baterai Mental...