Update: Jumat, 5 Juni 2026

NIKL

PT. Pelat Timah Nusantara Tbk.

Rp 191
-9.05%
Volume
52.857 lot
MA 5
222
MA 20
300
RSI
12.94
High
212
Low
191
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
5.85%
Support (10d)
191
Resistance (10d)
328
Volume Trend (10d)
-83.8%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-39.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (12.9) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5.632 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NIKL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 12.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.85%. Area support terdekat berada di sekitar Rp191, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp328.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 328 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 361, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 191 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas

Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) memiliki karakteristik yang sangat berbeda dari sektor lain. Mereka tidak menjual produk yang bisa diproduksi ulang tanpa batas. Mereka mengekstraksi sumber daya alam yang jumlahnya terbatas, dengan risiko geologis yang tinggi dan siklus investasi yang panjang. Dalam kondisi seperti ini, metrik valuasi tradisional seperti Price to Earnings (P/E) atau Price to Book (P/B) seringkali menyesatkan. Sebuah perusahaan migas bisa melaporkan laba bersih yang besar, tetapi jika cadangan migasnya menipis, nilai perusahaan sebenarnya sedang hancur dari dalam. Di sinilah 2P Reserve memegang peranan sentral. Bagi investor saham migas yang serius, memahami 2P Reserve adalah harga mati. Apa Itu 2P Reserve? Dalam industri migas, cadangan diklasifikasikan berdasarkan tingkat kepastian geologis dan kelayakan ekonomis. Sistem klasifikasi yang paling umum digunakan adalah SPE-PRMS...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?
  2. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  3. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  4. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  5. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  6. The Compression Pattern: Range Menyempit Sebelum Ekspansi
  7. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  8. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  9. Zig Zag – Menghilangkan Noise, Melihat Struktur dengan Lebih Jelas
  10. Rasio ROE (Return on Equity) untuk Screening Saham

TradingView Chart - NIKL