Update: Senin, 7 September 2026

NIKL

PT. Pelat Timah Nusantara Tbk.

Rp 226
-1.74%
Volume
226.703 lot
MA 5
213
MA 20
201
RSI
76.12
High
234
Low
220
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.16%
Support (10d)
192
Resistance (10d)
248
Volume Trend (10d)
+170.9%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
21.51 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (76.1) - Potential correction
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.264 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham NIKL saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 76.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp192, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp248.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 248 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 273, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 192 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian Waktu T+2 Settlement Saham: Kapan Dana dan Saham Benar-benar Berpindah?

Pernahkah Anda menjual saham, lalu melihat uang hasil penjualan belum langsung masuk ke rekening dana nasabah (RDN)? Atau sebaliknya, setelah membeli saham, Anda belum bisa langsung menjualnya kembali? Mengapa ada jeda waktu antara transaksi dan penyelesaiannya? Jawabannya terletak pada waktu settlement, atau di Indonesia dikenal dengan istilah T+2. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang T+2 settlement: apa itu, mengapa ada jeda, bagaimana mekanismenya, dan apa implikasinya bagi investor. Apa Itu Settlement Saham? Settlement adalah proses penyelesaian transaksi saham di mana terjadi perpindahan efek (saham) dari penjual ke pembeli dan perpindahan dana dari pembeli ke penjual. Dengan kata lain, settlement adalah tahap akhir dari sebuah transaksi jual-beli saham yang memastikan bahwa kedua belah pihak (pembeli dan penjual) mendapatkan hak mereka masing-masing. Proses settlement melibatkan tiga...

Artikel menarik lainnya:

  1. Ending Volume: Volume Mengecil di Akhir Tren sebagai Tanda Kelelahan
  2. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  3. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  4. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  5. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  6. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  7. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  8. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  9. Extended Wave: Ketika Satu Gelombang Memanjang di Antara Gelombang Lainnya
  10. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga

TradingView Chart - NIKL