Update: Selasa, 18 Agustus 2026

SMRU

PT. SMR Utama Tbk.

Rp 50
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
50
MA 20
50
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Climax Volume: Volume Ekstrim di Ujung Tren sebagai Tanda Kelelahan

Dalam analisis teknikal, volume adalah "bahan bakar" yang menggerakkan harga. Secara umum, volume yang tinggi seharusnya mendukung pergerakan harga yang kuat. Namun, ada kondisi di mana volume melonjak ke tingkat yang ekstrim—jauh di atas rata-rata—dan justru menandakan bahwa tren sedang kehabisan tenaga. Kondisi ini dikenal sebagai Climax Volume. Climax volume adalah salah satu konsep paling penting dalam metodologi Richard Wyckoff. Ia sering muncul di titik-titik kritis pasar: di akhir downtrend yang panjang (selling climax) atau di akhir uptrend yang panjang (buying climax). Bagi trader yang memahami konsep ini, climax volume adalah peringatan bahwa tren akan segera berbalik atau setidaknya mengalami koreksi signifikan. Karakteristik Climax Volume Climax volume adalah kondisi di mana volume perdagangan melonjak drastis—seringkali 3 hingga 5 kali atau lebih di atas volume...

Artikel menarik lainnya:

  1. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  2. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  3. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  4. Long Legged Doji: Ketika Pasar Berguncang Hebat tapi Berakhir Bimbang
  5. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  6. NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank
  7. Shark: Hiu yang Memburu Titik Pembalikan dengan Presisi Tinggi
  8. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  9. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  10. Smart Beta: Jembatan antara Index Pasif dan Faktor Aktif

TradingView Chart - SMRU