Update: Kamis, 15 Oktober 2026

SUPA

PT. Super Bank Indonesia Tbk.

Rp 440
-3.93%
Volume
172.014 lot
MA 5
467
MA 20
485
RSI
20.00
High
456
Low
428
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.36%
Support (10d)
428
Resistance (10d)
494
Volume Trend (10d)
-32.9%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-14.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.650 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SUPA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.36%. Area support terdekat berada di sekitar Rp428, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp494.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 449 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 484 - 506 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 409 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengintip Aliran Uang di Dalam Candle: Memahami Footprint Chart

Sebagian besar trader saham hanya melihat candlestick biasa: sebuah batang dengan harga pembukaan, tertinggi, terendah, dan penutupan. Namun, di era pasar modern, para pelaku profesional menggunakan alat yang jauh lebih detail. Alat itu bernama Footprint Chart. Footprint memungkinkan Anda melihat apa yang terjadi di dalam sebuah candlestick. Anda bisa melihat secara persis berapa banyak volume yang terjadi di setiap level harga, serta apakah transaksi tersebut didorong oleh pembeli agresif (ask) atau penjual agresif (bid). Dengan footprint, Anda tidak lagi bertanya, "Apakah candle ini hijau atau merah?". Anda akan bertanya, "Siapa yang sebenarnya mengendalikan setiap level harga di candle ini?". Apa Itu Footprint Chart? Footprint adalah representasi data order flow yang menampilkan volume transaksi untuk setiap harga dalam satu periode (misalnya satu candlestick 5 menit)....

Artikel menarik lainnya:

  1. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  2. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  3. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  4. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  5. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  6. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  7. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  8. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  9. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  10. Net Premium Growth: Mesin Pertumbuhan Utama Emiten Asuransi

TradingView Chart - SUPA