Update: Selasa, 9 Juni 2026

SUPA

PT. Super Bank Indonesia Tbk.

Rp 650
+8.33%
Volume
5.021.551 lot
MA 5
725
MA 20
818
RSI
27.91
High
665
Low
510
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.79%
Support (10d)
510
Resistance (10d)
880
Volume Trend (10d)
+129.9%
Score
45
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-26.55 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (27.9) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.222 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham SUPA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 27.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.79%. Area support terdekat berada di sekitar Rp510, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp880.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 510, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Manajemen Waktu Trader Paruh Waktu vs Full Time: Dua Dunia, Dua Strategi Berbeda

Tidak semua orang yang berkecimpung di pasar saham memiliki waktu dan kebebasan yang sama. Ada yang bisa duduk di depan layar dari pagi hingga sore, memantau setiap pergerakan harga. Ada pula yang hanya punya waktu luang di sela-sela pekerjaan utama, di sela rapat, atau setelah anak-anak tidur. Perbedaan ini bukan hanya soal durasi. Ini adalah perbedaan fundamental dalam cara Anda harus mendekati pasar, mengambil keputusan, dan mengelola risiko. Trader full time yang mencoba strategi trader paruh waktu akan merasa tidak produktif. Trader paruh waktu yang memaksakan diri seperti trader full time akan kelelahan dan merugi. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan manajemen waktu antara kedua tipe trader ini, serta strategi spesifik yang cocok untuk masing-masing. Tidak ada satu cara yang benar untuk semua orang. Yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  2. Negative Volume Index (NVI) dan Positive Volume Index (PVI) – Membaca Cerdas di Hari Sepi
  3. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  4. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  5. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  6. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  7. The Hook Pattern: Versi Lain dari Hook Reversal dalam Sistem Joe Ross
  8. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  9. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  10. Psikologi Menerima Kerugian sebagai Biaya Belajar: Mengubah Luka Men Menjadi Pelajaran Berharga

TradingView Chart - SUPA