Update: Jumat, 22 Mei 2026

AMMS

PT. Agung Menjangan Mas Tbk.

Rp 366
-1.61%
Volume
2.506 lot
MA 5
378
MA 20
386
RSI
36.73
High
372
Low
348

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.97%
Support (10d)
348
Resistance (10d)
408
Volume Trend (10d)
-47.2%
Score
15
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-7.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (36.7)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -64 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 36.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp348, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp408.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 15 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 331 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

Dalam analisis teknikal saham, RSI (Relative Strength Index) adalah salah satu indikator momentum paling populer. Namun, RSI memiliki satu "kekurangan": ia hanya memperhitungkan harga, tidak memperhitungkan volume. Padahal, volume adalah konfirmasi penting dalam analisis teknikal. Solusinya adalah Money Flow Index (MFI) – indikator yang bisa dianggap sebagai "RSI yang berbobot volume". MFI menggabungkan konsep RSI dengan volume, menghasilkan indikator yang lebih akurat dalam mengidentifikasi overbought, oversold, dan divergence. MFI dikembangkan oleh Gene Quong dan Avrum Soudack. Indikator ini sering disebut sebagai "Volume-Weighted RSI" karena perhitungannya yang mirip dengan RSI, tetapi menggunakan "typical price" dan "money flow" (aliran uang) yang memperhitungkan volume. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Money Flow Index (MFI), mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan RSI, interpretasi overbought/oversold, divergence (yang sangat...

Artikel menarik lainnya:

  1. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  2. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  3. Membatasi Screen Time Saham: Semakin Sering Melihat, Semakin Buruk Keputusan Anda
  4. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan
  5. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  6. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  7. Home Bias: Bahaya Terlalu Dominan dengan Saham Dalam Negeri
  8. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  9. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  10. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi

TradingView Chart - AMMS