Update: Senin, 5 Oktober 2026

AMMS

PT. Agung Menjangan Mas Tbk.

Rp 208
0.00%
Volume
1.909 lot
MA 5
208
MA 20
213
RSI
43.24
High
210
Low
202
Nilai
20/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.88%
Support (10d)
186
Resistance (10d)
222
Volume Trend (10d)
-64.2%
Score
20
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
10.64 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (43.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.88%. Area support terdekat berada di sekitar Rp186, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp222.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 20 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 177 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, keuntungan besar sering kali datang dari penyaluran kredit yang masif. Namun, di balik setiap rupiah kredit yang disalurkan, ada risiko bahwa debitur tidak mampu membayar kembali. Risiko inilah yang ditangkap oleh rasio NPL (Non Performing Loan) atau yang akrab disebut kredit macet. Banyak investor pemula terlalu fokus pada laba bersih atau pertumbuhan kredit, tanpa menyadari bahwa kredit macet yang membengkak bisa menghapus seluruh keuntungan dalam hitungan kuartal. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu NPL, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, serta strategi cerdas membaca rasio ini sebelum memutuskan investasi. Apa Itu NPL? Non Performing Loan (NPL) adalah rasio yang mengukur proporsi kredit bermasalah terhadap total kredit yang disalurkan bank. Suatu kredit dikategorikan sebagai NPL jika debitur telah gagal membayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Book Value vs Market Value: Dua Dunia Berbeda dalam Menilai Saham
  2. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  3. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  4. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  5. Memahami Dunia Saham: Panduan Pengertian dan Cara Kerja untuk Pemula
  6. Kagi Chart – Garis Tebal dan Tipis yang Menceritakan Sentimen Pasar
  7. Time Series Forecast: Memprediksi Harga Masa Depan dari Pola Masa Lalu
  8. Mengendalikan Emosi saat Pasar Crash: Tetap Hidup saat Semua Orang Panik
  9. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  10. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula

TradingView Chart - AMMS