Update: Senin, 6 Juli 2026

BSML

PT. Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk.

Rp 525
+3.96%
Volume
130.137 lot
MA 5
498
MA 20
460
RSI
82.61
High
530
Low
505
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.13%
Support (10d)
470
Resistance (10d)
530
Volume Trend (10d)
-26.4%
Score
45
Win Rate (30d)
63.33 %
P/L (30d)
26.81 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (82.6) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -4.552 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BSML saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 82.6, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.13%. Area support terdekat berada di sekitar Rp470, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp530.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 470, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan

Dalam analisis teknikal saham, tidak semua pola candlestick dua hari yang terlihat seperti "kebangkitan" adalah sinyal pembalikan. Salah satu pola yang paling sering disalahartikan oleh trader pemula adalah Thrusting Pattern. Banyak trader melihat lilin kedua yang bergerak melawan arah tren dan langsung menganggap itu sebagai sinyal pembalikan. Padahal, Thrusting Pattern justru sering kali merupakan sinyal kelanjutan tren (continuation pattern) , bukan pembalikan. Kesalahan interpretasi ini bisa berakibat fatal pada hasil trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi Thrusting Pattern (bullish dan bearish), karakteristiknya, mengapa pola ini justru menunjukkan kelanjutan tren, serta cara membedakannya dengan pola pembalikan seperti Piercing Line dan On-Neck Line. Apa Itu Thrusting Pattern? Thrusting Pattern adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin. Secara visual, pola ini sangat...

Artikel menarik lainnya:

  1. Inverted Hammer (Bullish): Palu Terbalik yang Menandakan Awal Kebangkitan
  2. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  3. Order Book: Jendela Pendapatan Masa Depan Perusahaan
  4. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  5. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  6. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  7. Regret Aversion: Ketika Ketakutan Akan Penyesalan Melumpuhkan Keputusan Investasi Anda
  8. Morning Star: Bintang Fajar yang Menerangi Pembalikan Bullish
  9. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  10. Strategi Barbell: Keseimbangan Ekstrem untuk Hasil Optimal

TradingView Chart - BSML