Update: Kamis, 15 Oktober 2026

BSML

PT. Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk.

Rp 550
-0.90%
Volume
115.217 lot
MA 5
561
MA 20
550
RSI
57.14
High
560
Low
535
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.01%
Support (10d)
535
Resistance (10d)
585
Volume Trend (10d)
-6.9%
Score
55
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
5.77 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.466 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BSML saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.01%. Area support terdekat berada di sekitar Rp535, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp585.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 585 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 644, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 535 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi

Seorang investor yang baru belajar analisis fundamental mencoba menerapkan ilmunya pada saham perusahaan teknologi. Ia menghitung Price to Tangible Book Value (P/TBV). Hasilnya: 8x, 12x, bahkan 25x. Ia terkejut. "Bukankah seharusnya saya membeli saham dengan P/TBV di bawah 1x? Semua saham teknologi ini tampak sangat mahal!" Apakah investor tersebut benar? Apakah semua saham teknologi overvalued karena P/TBV-nya tinggi? Jawabannya: Tidak. Perusahaan teknologi, terutama yang bergerak di software, SaaS (Software as a Service), platform digital, dan semikonduktor, memiliki karakteristik yang membuat rasio P/TBV tradisional hampir tidak relevan. Artikel ini akan membahas secara khusus tentang penggunaan rasio P/TBV untuk perusahaan teknologi, mengapa rasio ini cenderung tinggi, metrik alternatif yang lebih cocok, serta bagaimana menilai valuasi saham teknologi secara benar. Mengapa P/TBV Perusahaan Teknologi Sangat Tinggi? Untuk memahami...

Artikel menarik lainnya:

  1. Value at Risk (VaR) Sederhana: Mengukur Risiko dalam Satu Angka
  2. Efek Diderot di Portofolio Saham: Ketika Satu Perubahan Memicu Rantai Keputusan Buruk
  3. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  4. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  5. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  6. Memahami Pola Tweezer Bottom: Sinyal Pembalikan Harga dari Dua Candlestick
  7. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  8. Aktiva Lancar vs Aktiva Tetap: Memahami Struktur Aset Perusahaan
  9. Saham Bonus untuk Bos, Risiko untuk Investor?: Memahami Rasio Pembayaran Berbasis Saham
  10. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem

TradingView Chart - BSML