Update: Senin, 5 Oktober 2026

BALI

PT. Bali Towerindo Sentra Tbk.

Rp 1.660
+24.81%
Volume
274 lot
MA 5
1.399
MA 20
1.335
RSI
80.87
High
1.660
Low
1.285
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.25%
Support (10d)
1.260
Resistance (10d)
1.660
Volume Trend (10d)
+197.3%
Score
70
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
31.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (80.9) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 5 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BALI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 80.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.25%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.260, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.660.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.693 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.826 - 1.909 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 1.544 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!

Ketika Anda memutuskan untuk membuka rekening di perusahaan sekuritas, Anda akan disambut dengan dua istilah yang sekilas mirip tetapi memiliki fungsi yang sangat berbeda: Rekening Dana Efek (RDN) dan Rekening Saham (atau Rekening Efek). Banyak pemula mengira keduanya sama, atau bahkan tidak tahu bahwa mereka memiliki dua rekening terpisah. Padahal, memahami perbedaan antara RDN dan rekening saham adalah fondasi penting agar Anda tidak salah dalam menyetor uang, menarik dana, atau membaca saldo di aplikasi trading. Artikel ini akan menjelaskan secara sederhana apa itu kedua rekening tersebut, fungsi masing-masing, perbedaan utamanya, serta bagaimana cara menggunakannya dengan benar. Bagian 1: Analogi Sederhana untuk Memahami Kedua Rekening Sebelum masuk ke definisi formal, mari kita gunakan analogi yang mudah dicerna. Bayangkan Anda ingin membeli koleksi koin langka di sebuah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Tobin's Q: Apakah Pasar Sedang Overvalued?
  2. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  3. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  4. Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  5. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  6. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  7. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  8. Valuasi Saham Properti dengan RNAV: Menggali Nilai Tersembunyi di Balik Lahan dan Proyek
  9. Analisis SOTP (Sum of The Parts): Membongkar Nilai Tersembunyi di Perusahaan Konglomerasi
  10. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital

TradingView Chart - BALI