Update: Senin, 6 Juli 2026

BALI

PT. Bali Towerindo Sentra Tbk.

Rp 1.365
+11.89%
Volume
123 lot
MA 5
1.244
MA 20
1.244
RSI
57.23
High
1.365
Low
1.185
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
3.29%
Support (10d)
1.150
Resistance (10d)
1.475
Volume Trend (10d)
+119.9%
Score
75
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
10.98 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (57.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -10 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BALI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 57.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.29%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.150, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.475.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.365 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.570 - 1.706 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.297 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya

Dalam investasi saham sektor perbankan, banyak investor terlalu terpaku pada laba bersih atau harga buku (PBV) tanpa memahami seberapa efisien bank tersebut beroperasi. Padahal, efisiensi adalah jantung dari profitabilitas jangka panjang. Di sinilah Rasio BOPO memegang peranan yang sangat penting. Artikel ini akan membahas secara komprehensif tentang rasio BOPO, mengapa ia menjadi indikator kunci bagi investor saham bank, serta bagaimana cara menafsirkannya dengan tepat. Apa Itu Rasio BOPO? BOPO adalah singkatan dari Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional. Rasio ini mengukur seberapa besar biaya yang dikeluarkan bank untuk menghasilkan setiap rupiah pendapatan operasional. Rumus dasarnya sangat sederhana: BOPO = (Total Biaya Operasional / Total Pendapatan Operasional) x 100% Komponen utama: Biaya operasional: mencakup biaya tenaga kerja (gaji karyawan, tunjangan, bonus), biaya umum (sewa, listrik, IT, pemasaran),...

Artikel menarik lainnya:

  1. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  2. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  3. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  4. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  5. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  6. Pengelolaan Ekspektasi Tahun Pertama Trading: Realita di Balik Mimpi Cepat Kaya
  7. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  8. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  9. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  10. Dividen dalam Bentuk Lembar Saham: Memahami Rasio Distribusi Saham Bonus

TradingView Chart - BALI