Update: Senin, 6 Juli 2026

TELE

PT. Omni Inovasi Indonesia Tbk.

Rp 9
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
9
MA 20
9
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar

Dalam analisis teknikal, nama W.D. Gann identik dengan pendekatan geometris dan matematis yang unik terhadap pasar. Di antara berbagai alat yang dikembangkannya, Gann Hexagon (atau Hexagon Chart) adalah salah satu yang paling menarik. Berbentuk spiral segi enam yang terus meluas dari pusat, Hexagon dirancang untuk menemukan hubungan harmonis antara harga dan waktu. Gann sendiri percaya bahwa pasar bergerak dalam pola geometris berulang yang dapat diprediksi. Hexagon adalah perwujudan dari keyakinannya bahwa terdapat keteraturan alam di balik pergerakan harga — sebuah pola yang sama dengan sarang lebah atau kristal salju. Karakteristik Gann Hexagon Gann Hexagon adalah sebuah diagram spiral yang dimulai dari angka 1 di pusat, kemudian berputar keluar dalam bentuk heksagon (segi enam). Setiap lapisan (layer) heksagon baru menambahkan satu lingkaran penuh di sekeliling...

Artikel menarik lainnya:

  1. Valuasi Relatif terhadap Obligasi Pemerintah: Kapan Saham Lebih Menarik dari Deposito?
  2. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  3. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  4. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  5. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  6. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  7. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  8. Lump Sum vs DCA: Mana Lebih Unggul? Perdebatan Klasik yang Wajib Dipahami Investor
  9. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  10. Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

TradingView Chart - TELE