Update: Jumat, 5 Juni 2026

TIRT

PT. Tirta Mahakam Resources Tbk

Rp 392
-9.68%
Volume
1.587 lot
MA 5
455
MA 20
447
RSI
37.65
High
470
Low
392
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.33%
Support (10d)
346
Resistance (10d)
550
Volume Trend (10d)
-2.6%
Score
50
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-31.23 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (37.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TIRT saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.33%. Area support terdekat berada di sekitar Rp346, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp550.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 346, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula

Salah satu alasan utama orang berinvestasi saham adalah untuk mendapatkan dividen. Bagi investor pemula, dividen sering terdengar sebagai "bagi hasil" atau "cuan berkala" yang sangat menarik. Namun, tidak semua saham membagikan dividen, dan tidak semua dividen berbentuk uang tunai. Ada juga dividen saham yang justru menambah jumlah lembaran yang Anda miliki. Artikel ini akan membahas tuntas apa itu dividen, jenis-jenisnya (tunai dan saham), bagaimana cara menghitungnya, serta hal-hal penting yang perlu Anda ketahui sebagai pemula sebelum memburu saham dividen. Apa Itu Dividen? Dividen adalah pembagian laba (keuntungan) perusahaan kepada para pemegang saham. Ketika sebuah perusahaan mendapatkan keuntungan bersih, manajemen dan dewan direksi akan memutuskan: sebagian laba akan ditahan untuk ekspansi bisnis (disebut laba ditahan), dan sebagian lagi bisa dibagikan kepada pemilik perusahaan, yaitu para pemegang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio DER (Debt to Equity Ratio): Batas Aman dan Tanda Bahaya
  2. Buyback Saham: Ketika Perusahaan Membeli Kembali Sahamnya Sendiri
  3. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  4. Mengenal Bollinger Bands: Squeeze, Walking the Band, dan Double Bottom di Lower Band
  5. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  6. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  7. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  8. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  9. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  10. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren

TradingView Chart - TIRT