Update: Senin, 6 Juli 2026

KOTA

PT. DMS Propertindo Tbk.

Rp 88
0.00%
Volume
1.038.239 lot
MA 5
85
MA 20
90
RSI
48.68
High
92
Low
86
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.18%
Support (10d)
81
Resistance (10d)
103
Volume Trend (10d)
-61.3%
Score
55
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-35.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (48.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 25.460 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOTA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp81, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp103.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 103 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 113, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 81 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Amarah dan Keserakahan Pasar: Memahami CNN Fear & Greed Index

Dalam dunia investasi saham, ada satu kebenaran fundamental yang sering diabaikan: pasar tidak hanya digerakkan oleh data, tetapi juga oleh emosi. Ketika investor diliputi rasa takut (fear), mereka cenderung menjual aset secara massal. Ketika diliputi keserakahan (greed), mereka membeli dengan harga berapa pun tanpa perhitungan. Untuk menerjemahkan dua emosi ekstrem ini menjadi angka yang terukur, CNN Business menciptakan sebuah alat populer: Fear & Greed Index. Indeks ini bukan ramalan ajaib, melainkan komposit dari beberapa indikator pasar yang mencerminkan apakah saat ini investor sedang panik atau terlalu percaya diri. Konsep Dasar: Ekstrem Adalah Sinyal Prinsip utama Fear & Greed Index sangat sederhana dan berlawanan dengan intuisi banyak orang: Ketika Fear (Takut) Ekstrem → Bisa menjadi sinyal beli. Karena biasanya harga sudah jatuh terlalu dalam, melebihi nilai...

Artikel menarik lainnya:

  1. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  2. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  3. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target
  4. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  5. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  6. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  7. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  8. Visualisasi Tujuan Keuangan vs Fluktuasi Harian: Jangan Biarkan Pergerakan 5 Menit Menghancurkan Mimpi 5 Tahun
  9. Momentum (MOM): Indikator Paling Sederhana untuk Mengukur Kecepatan Harga
  10. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren

TradingView Chart - KOTA