Update: Kamis, 20 Agustus 2026

KOTA

PT. DMS Propertindo Tbk.

Rp 156
-3.11%
Volume
2.819.753 lot
MA 5
168
MA 20
156
RSI
52.48
High
164
Low
156
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.62%
Support (10d)
156
Resistance (10d)
210
Volume Trend (10d)
-31.6%
Score
50
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
62.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (52.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -359.344 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham KOTA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 52.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp156, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp210.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 156, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya

Di pasar saham, ada sebuah fakta yang sering terlupakan: harga yang naik tanpa diikuti volume yang sehat ibarat mobil tanpa bensin. Cepat atau lambat, ia akan berhenti. Sebagian besar indikator volume hanya memberi tahu Anda berapa banyak saham yang berpindah tangan. Namun, mereka tidak membedakan apakah volume tersebut berasal dari aksi akumulasi (pembelian sistematis oleh investor pintar) atau distribusi (penjualan diam-diam sebelum harga jatuh). Di sinilah Accumulation/Distribution Line (A/D Line) berperan. Indikator ini dirancang untuk menjawab pertanyaan paling penting dalam trading: Apakah uang sedang mengalir masuk atau keluar dari saham ini? Siapa Pencipta A/D Line? Accumulation/Distribution Line dikembangkan oleh Marc Chaikin, analis teknikal legendaris yang juga menciptakan Chaikin Volatility dan Chaikin Oscillator. Chaikin menyadari bahwa volume saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah di...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio Price to NCAV: Strategi Klasik Mencari Net-Net Stock dalam Valuasi Saham
  2. Value Averaging (VA): Strategi Cerdas Memaksimalkan Keuntungan Saat Pasar Turun
  3. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  4. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  5. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  6. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  7. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  8. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  9. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  10. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan

TradingView Chart - KOTA