Update: Jumat, 5 Juni 2026

TRUS

PT. Trust Finance Indonesia Tbk

Rp 254
-6.62%
Volume
7 lot
MA 5
271
MA 20
314
RSI
18.75
High
272
Low
254
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.49%
Support (10d)
246
Resistance (10d)
318
Volume Trend (10d)
-45.3%
Score
30
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-34.20 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (18.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -44 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham TRUS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 18.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp246, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp318.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 234 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Perkebunan dengan Harga CPO: Mengikuti Irama Komoditas

Di antara berbagai sektor yang ada di bursa saham, sektor perkebunan memiliki karakteristik yang paling unik dan, boleh dibilang, paling "dramatis". Kinerja perusahaan perkebunan, terutama kelapa sawit, sangat ditentukan oleh satu variabel kunci yang berada di luar kendali manajemen: Harga CPO (Crude Palm Oil) atau harga minyak sawit mentah di pasar global. Ketika harga CPO melambung, laba perusahaan perkebunan ikut terdongkrak, harga saham pun meroket. Ketika harga CPO anjlok, laba tergerus, dan harga saham pun ikut terperosok. Fluktuasi ini bisa sangat ekstrem, menciptakan peluang besar sekaligus risiko besar bagi investor. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham perkebunan dengan menggunakan harga CPO sebagai variabel sentral. Anda akan mempelajari metode-metode praktis, indikator kunci, serta strategi untuk memanfaatkan siklus komoditas ini. Mengapa Harga CPO...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengenal Pola Bullish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  2. Rekening Dana Efek vs Rekening Saham: Jangan Sampai Tertukar!
  3. Take Rate: Kunci Monetisasi yang Menentukan Valuasi Saham Digital
  4. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  5. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  6. Mengapa Diversifikasi Berlebihan Justru Merugikan Portofolio Saham Anda
  7. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  8. The Pinocchio Bar: Sumbu Panjang yang Berbohong dan Menjadi Sinyal Reversal
  9. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  10. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior

TradingView Chart - TRUS