Update: Senin, 6 Juli 2026

UVCR

PT. Trimegah Karya Pratama Tbk.

Rp 131
+1.55%
Volume
312.990 lot
MA 5
127
MA 20
160
RSI
22.81
High
133
Low
126
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
6.55%
Support (10d)
115
Resistance (10d)
204
Volume Trend (10d)
-45.3%
Score
50
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
-40.99 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (22.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -9.651 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham UVCR saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 6.55%. Area support terdekat berada di sekitar Rp115, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp204.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 115, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

Sebagian besar investor saham sangat fokus pada satu pertanyaan: "Seberapa dalam portofolio saya bisa jatuh?" Mereka menghitung Maximum Drawdown dengan saksama, mencari angka kerugian terburuk dalam persentase. Namun, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting tetapi jarang ditanyakan: "Berapa lama saya akan terperosok sebelum kembali ke titik impas?" Drawdown Duration adalah metrik yang menjawab pertanyaan kedua. Ia mengukur berapa lama portofolio Anda berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya, mulai dari saat penurunan terjadi hingga saat pulih sepenuhnya. Artikel ini akan membahas mengapa durasi pemulihan seringkali lebih menyiksa daripada kedalaman kerugian itu sendiri. Apa Itu Drawdown Duration? Drawdown Duration adalah panjang waktu (biasanya diukur dalam hari, bulan, atau tahun) yang dibutuhkan portofolio untuk pulih dari suatu penurunan hingga kembali mencapai puncak tertinggi sebelumnya. Dua jenis Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  2. Dividend Yield vs Dividend Payout Ratio: Mana yang Lebih Penting?
  3. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  4. Apa Itu Market Cap? Memahami Kapitalisasi Pasar dengan Cara Sederhana
  5. Mental Accounting: Bahaya Memisahkan Uang Berdasarkan "Label" yang Tidak Rasional
  6. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  7. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  8. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  9. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  10. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal

TradingView Chart - UVCR