Update: Kamis, 20 Agustus 2026

MTRA

PT. Mitra Pemuda Tbk.

Rp 244
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
244
MA 20
244
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Fed Model: Menilai Wajar Tidaknya Pasar Saham dengan Membandingkan Imbal Hasil

Apakah pasar saham saat ini mahal atau murah? Pertanyaan ini selalu menghantui setiap investor. Jawabannya tidak sederhana karena tergantung pada banyak faktor. Namun, ada sebuah model yang cukup populer dan sederhana untuk menjawab pertanyaan ini: Fed Model. Dikembangkan oleh ekonom di Federal Reserve AS (meskipun bukan merupakan model resmi mereka), Fed Model membandingkan imbal hasil pasar saham (earning yield) dengan imbal hasil obligasi pemerintah (yield). Jika earning yield lebih tinggi dari yield obligasi, pasar saham dianggap undervalued. Jika sebaliknya, pasar saham dinilai overvalued. Artikel ini akan membedah Fed Model secara lengkap, bagaimana menerapkannya di pasar saham Indonesia, serta kelebihan dan kekurangannya sebagai alat analisis. Apa Itu Fed Model? Fed Model adalah model valuasi pasar saham yang membandingkan earning yield dari indeks pasar saham dengan yield...

Artikel menarik lainnya:

  1. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas
  2. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  3. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  4. Crab: Kepiting yang Membawa Sinyal Pembalikan Paling Ekstrem
  5. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  6. Mitos Saham yang Sering Salah: Jangan Terjebak!
  7. Time Cycles – Membaca Irama Pasar dalam Siklus Harian, Mingguan, dan Bulanan
  8. Sunk Cost Fallacy: Mengapa Investor Sulit Melepaskan Saham yang Sudah Terlanjur Turun
  9. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  10. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

TradingView Chart - MTRA