Update: Kamis, 20 Agustus 2026

WBSA

PT. BSA Logistics Indonesia Tbk.

Rp 665
+1.53%
Volume
101.529 lot
MA 5
649
MA 20
639
RSI
63.89
High
665
Low
645
Nilai
100/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.93%
Support (10d)
630
Resistance (10d)
695
Volume Trend (10d)
-20.8%
Score
100
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
6.40 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (63.9)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 7.657 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WBSA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 63.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.93%. Area support terdekat berada di sekitar Rp630, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp695.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 100 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 665 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 765 - 831 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 632 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis Minority Interest: Jangan Keliru Menilai Kepemilikan Laba dalam Laporan Keuangan
  2. Rasio Beta: Mengukur Kepekaan Saham Anda terhadap IHSG
  3. Price to GMV: Tolok Ukur Valuasi untuk E-commerce dan Marketplace
  4. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  5. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  6. ATR (Average True Range) – Tidak Ada Pola, Tapi untuk Stop Loss
  7. Rasio Leverage yang Aman untuk Margin Trading: Panduan untuk Investor Saham
  8. Pipe Bottom: Candlestick Kecil di Akhir Downtrend sebagai Sinyal Pembalikan
  9. Bahaya Overtrading Akibat Boredom: Ketika Pasar Sepi, Trader Membuat Kesalahan Sendiri
  10. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

TradingView Chart - WBSA