Update: Senin, 5 Oktober 2026

WTON

PT. Wijaya Karya Beton Tbk.

Rp 70
+2.94%
Volume
13.528 lot
MA 5
68
MA 20
75
RSI
30.00
High
70
Low
67
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.52%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
79
Volume Trend (10d)
-6.6%
Score
55
Win Rate (30d)
23.33 %
P/L (30d)
-13.58 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (30.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.401 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham WTON saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 30.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.52%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp79.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 79 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 87, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 65 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Valuasi Saham Batu Bara dengan Harga Komoditas: Ekstrem, Volatil, dan Penuh Peluang

Jika sektor perkebunan sawit sudah tergolong volatil, maka sektor batu bara adalah salah satu yang paling ekstrem di bursa saham. Harga batu bara bisa naik 500% dalam dua tahun, lalu turun 70% dalam satu tahun. Laba perusahaan batu bara melonjak luar biasa ketika harga komoditas sedang tinggi, dan anjlok ke zona merah ketika harga jatuh. Bagi investor yang memahami dinamika ini, saham batu bara menawarkan peluang keuntungan besar dalam waktu relatif singkat. Namun bagi yang tidak memahami, saham ini bisa menjadi jebakan yang menghancurkan portofolio. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana melakukan valuasi saham batu bara dengan menggunakan harga komoditas sebagai variabel sentral, serta strategi untuk memanfaatkan siklusnya yang liar. Karakteristik Unik Saham Batu Bara Saham batu bara memiliki beberapa karakteristik yang membedakannya dari...

Artikel menarik lainnya:

  1. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  2. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  3. Accumulation/Distribution Line (A/D Line) – Mengukur Aliran Uang yang Sebenarnya
  4. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  5. Right Issue Saham: Ketika Perusahaan Mengundang Pemegang Saham untuk Menambah Modal
  6. Combined Ratio: Tolok Ukur Sejati Profitabilitas Asuransi Umum
  7. Stop Bolak-Balik Buka Aplikasi Saham: Cara Mengatur Notifikasi Harga yang Efektif
  8. Mengidentifikasi Black Swan Risk: Melindungi Portofolio dari Peristiwa Langka yang Dahsyat
  9. Pengertian Pendapatan vs Laba: Jangan Tertukar!
  10. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

TradingView Chart - WTON