Update: Senin, 6 Juli 2026

FIRE

PT. Alfa Energi Investama Tbk.

Rp 102
+0.99%
Volume
66.450 lot
MA 5
101
MA 20
102
RSI
37.50
High
106
Low
101
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.11%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
117
Volume Trend (10d)
+22.6%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-13.56 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (37.5)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -830 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham FIRE saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 37.5, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.11%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp117.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 90 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target

Ketika sebuah perusahaan hendak mengakuisisi perusahaan lain, keputusan tidak hanya didasarkan pada prospek laba atau sinergi bisnis. Ada pertanyaan fundamental yang harus dijawab: Apakah lebih murah membeli perusahaan ini di bursa, atau membangun bisnis serupa dari nol? Jawaban atas pertanyaan itu ditemukan dalam sebuah metrik yang disebut Tobin's Q Ratio, atau lebih dikenal dalam ranah M&A sebagai Q Ratio. Artikel ini akan membahas bagaimana para eksekutif, investment banker, dan korporat menggunakan Q Ratio sebagai senjata rahasia dalam negosiasi merger dan akuisisi. Apa itu Q Ratio dalam Konteks M&A? Dalam literatur keuangan korporat, Q Ratio didefinisikan sebagai: Q Ratio = Nilai Pasar Perusahaan Target (Market Value) / Biaya Penggantian Aset (Replacement Cost) Nilai Pasar (Market Value): Kapitalisasi pasar saham perusahaan target ditambah total utang bersih (enterprise...

Artikel menarik lainnya:

  1. Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar
  2. NPM vs GPM: Memahami Dua Rasio Profitabilitas yang Berbeda
  3. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish
  4. Analisis Piutang Pihak Berelasi: Bom Waktu Tersembunyi dalam Laporan Keuangan
  5. Churn Rate: Mengukur Kebocoran Pelanggan Sebelum Saham Anjlok
  6. Strip Ratio: Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Batubara
  7. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik
  8. Rasio Dividend Coverage: Seberapa Aman Dividen Perusahaan Anda?
  9. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  10. Cutting Loss: Disiplin yang Sering Diabaikan Investor

TradingView Chart - FIRE