Update: Jumat, 22 Mei 2026

ABBA

PT. Mahaka Media Tbk.

Rp 33
-8.33%
Volume
5.627 lot
MA 5
37
MA 20
41
RSI
22.22
High
34
Low
33

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.68%
Support (10d)
33
Resistance (10d)
42
Volume Trend (10d)
-64.4%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-23.26 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (22.2) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ABBA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 22.2, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp33, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp42.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 33, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?

Apa Itu PER? Sebelum mendalam, mari ingat rumus dasar PER: PER = Harga Saham / Laba per Saham (EPS) PER menjawab: "Berapa tahun waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan modal investasi jika laba perusahaan tidak berubah?" Masalahnya: laba perusahaan berubah setiap tahun. Naik, turun, atau stagnan. Maka muncullah dua cara menghitung PER: menggunakan laba masa lalu atau perkiraan laba masa depan. Apa Itu Trailing PER? Trailing PER adalah PER yang dihitung menggunakan laba aktual yang sudah terjadi di masa lalu, biasanya 12 bulan terakhir. Kata "trailing" berarti "melacak ke belakang". Rumus Trailing PER: Trailing PER = Harga Saham Saat Ini / EPS 12 Bulan Terakhir EPS 12 bulan terakhir bisa berupa: Laba setahun penuh (jika laporan tahunan sudah keluar) Laba 4 kuartal terakhir (TTM / Trailing...

Artikel menarik lainnya:

  1. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  2. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  3. Stock Split: Alasan dan Dampak Harga
  4. Southern Doji: Doji Setelah Long Black Candle sebagai Sinyal Potensi Bottom
  5. Gann Emblem: Simbol Harmoni Harga dan Waktu
  6. Peran Accountability Partner dalam Saham: Mengapa Berinvestasi Sendirian Bisa Berbahaya
  7. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  8. VSA (Volume Spread Analysis) – Membaca Niat Pelaku Pasar Melalui Volume dan Spread
  9. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  10. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume

TradingView Chart - ABBA