* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.
Dunning-Kruger Effect: Ketika Investor Pemula Merasa Paling Pintar di Pasar Saham
Seorang teman baru pertama kali membeli saham dua minggu lalu. Ia mendapat profit 20% dalam waktu singkat. Sekarang ia merasa sudah "menguasai pasar". Ia memberi rekomendasi saham ke semua orang, yakin dengan analisisnya yang sederhana, dan menganggap investor lama yang lebih konservatif sebagai "ketinggalan zaman" atau "kurang berani". Di sisi lain, seorang investor dengan pengalaman 15 tahun tampak lebih hati-hati. Ia jarang bicara dengan penuh keyakinan. Setiap rekomendasi selalu dibumbui disclaimer tentang risiko. Ia mengakui bahwa banyak hal yang masih tidak ia pahami tentang pasar. Siapa yang lebih kompeten secara objektif? Investor pemula yang baru dua minggu, atau investor senior yang 15 tahun? Jawabannya jelas: investor senior tentu lebih kompeten. Namun ironinya, investor pemula itulah yang lebih percaya diri. Ia berada di puncak gunung kebodohan...