Update: Jumat, 24 Juli 2026

ULTJ

PT. Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk.

Rp 1.370
-4.20%
Volume
22.451 lot
MA 5
1.420
MA 20
1.381
RSI
55.81
High
1.430
Low
1.370
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.34%
Support (10d)
1.355
Resistance (10d)
1.460
Volume Trend (10d)
+92.5%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
3.40 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.8)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5.610 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ULTJ saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.34%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.355, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.460.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.460 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.606, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.355 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Menghadapi Opini Keluarga yang Meragukan Saham: Antara Nasihat dan Tekanan

Anda baru saja mulai belajar saham. Atau mungkin sudah beberapa bulan aktif trading. Anda merasa senang. Ada rasa bangga setiap kali berhasil menganalisis sebuah perusahaan dan mengambil keputusan yang tepat. Lalu suatu hari, di meja makan, Anda bercerita tentang investasi saham. Wajah ibu tampak cemas. Ayah menggeleng. "Saham itu judi," kata mereka. "Banyak teman saya yang bangkrut main saham." "Lebih baik uangnya ditabung di bank saja, aman." Anda terdiam. Kecewa. Mungkin marah. Tapi ini keluarga Anda. Anda tidak bisa membantah dengan kasar. Tidak bisa mengabaikan begitu saja. Inilah dilema yang dihadapi hampir setiap investor saham pemula di Indonesia. Keluarga yang meragukan saham. Bukan karena mereka jahat atau tidak peduli. Tapi karena mereka khawatir. Dan kekhawatiran itu, jika tidak dikelola dengan baik, bisa menjadi tekanan psikologis...

Artikel menarik lainnya:

  1. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  2. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  3. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  4. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  5. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  8. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  9. Matching Low: Dua Candlestik dengan Harga Penutupan yang Sama di Level Rendah
  10. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya

TradingView Chart - ULTJ