Update: Jumat, 14 Agustus 2026

ACST

PT. Acset Indonusa Tbk.

Rp 87
0.00%
Volume
492 lot
MA 5
87
MA 20
86
RSI
53.33
High
87
Low
87
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.49%
Support (10d)
84
Resistance (10d)
88
Volume Trend (10d)
-64.1%
Score
70
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
12.99 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (53.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -74 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACST saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 53.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.49%. Area support terdekat berada di sekitar Rp84, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp88.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 89 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 96 - 100 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 81 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Setelah memahami pengertian dasar saham, langkah selanjutnya yang penting bagi investor pemula adalah mengenali jenis-jenis saham yang tersedia di pasar modal. Banyak orang mengira semua saham itu sama. Padahal, terdapat dua kategori utama yang memiliki hak, risiko, dan keuntungan yang sangat berbeda: Saham Biasa dan Saham Preferen. Memahami perbedaan keduanya akan membantu Anda menentukan mana yang lebih sesuai dengan tujuan investasi dan profil risiko Anda. Artikel ini akan membahas secara rinci karakteristik, kelebihan, kekurangan, serta contoh sederhana dari masing-masing jenis saham. Apa Itu Saham Biasa (Common Stock)? Saham biasa adalah jenis saham yang paling umum diperdagangkan di bursa efek. Ketika kebanyakan orang berbicara tentang "beli saham" perusahaan publik, yang mereka maksud hampir selalu adalah saham biasa. Pemilik saham biasa disebut sebagai common shareholder. Karakteristik Saham...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  2. Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren
  3. Diversifikasi Sejati: Mengapa Memisah Antar Sektor dan Aset Adalah Kunci Sukses Investasi Saham
  4. On Balance Volume (OBV) – Pola Divergence dan Trendline Break
  5. Mengenal TMA (Triangular Moving Average): Rata-rata Bergerak yang Paling Halus
  6. Abandoned Baby: Bayi yang Terlantar dan Pembalikan Harga Paling Ekstrem
  7. Rasio FCF to Equity (FCFE): Uang Tunai yang Benar-Benar Bisa Diterima Pemegang Saham
  8. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  9. Pengertian PER (Price to Earnings Ratio) Sederhana untuk Pemula
  10. CAC vs LTV: Rasio Paling Jujur untuk Menilai Saham Teknologi

TradingView Chart - ACST