Update: Senin, 6 Juli 2026

ACST

PT. Acset Indonusa Tbk.

Rp 77
+1.32%
Volume
2.769 lot
MA 5
76
MA 20
73
RSI
83.33
High
77
Low
77
Nilai
45/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.30%
Support (10d)
73
Resistance (10d)
77
Volume Trend (10d)
+22.8%
Score
45
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-9.41 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (83.3) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -89 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACST saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 83.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.30%. Area support terdekat berada di sekitar Rp73, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp77.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 45 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 73, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi

Dalam dunia saham, investor biasanya menyukai perusahaan dengan laba bersih yang besar dan stabil. Namun, ada satu pos beban yang justru bisa menjadi tanda kekuatan masa depan meskipun menekan laba hari ini: Pengeluaran Riset dan Pengembangan (R&D). Perusahaan seperti Amazon, Tesla, atau perusahaan farmasi raksasa menghabiskan miliaran dolar untuk R&D setiap tahun—dan justru itulah yang membuat mereka terus tumbuh. Artikel ini akan membahas apa itu rasio R&D, bagaimana menilainya dalam konteks saham, mengapa R&D tinggi tidak selalu baik, serta cara membedakan perusahaan yang berinvestasi untuk masa depan dengan perusahaan yang sekadar membakar uang. 1. Apa Itu Pengeluaran R&D dan Rasio R&D? Riset dan Pengembangan (Research & Development / R&D) adalah aktivitas yang dilakukan perusahaan untuk menciptakan produk baru, meningkatkan produk yang sudah ada, atau menemukan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  2. Hidden Asset: Ketika Nilai Buku Terlalu Rendah dan Pasar Melewatkan Harta Karun
  3. Strategi Dua Sayap: Mengintegrasikan Saham dengan Reksa Dana untuk Portofolio yang Lebih Kuat
  4. Three Outside Up & Three Outside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Engulfing
  5. Mengenal Donchian Channel: Pita yang Menangkap Rekor Tertinggi dan Terendah
  6. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  7. Rising Wedge: Wedge Naik yang Menjebak Trader Optimis
  8. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  9. Parabolic SAR: Titik-Titik yang Menunjukkan Arah Tren dan Titik Balik
  10. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan

TradingView Chart - ACST