Update: Jumat, 22 Mei 2026

ACST

PT. Acset Indonusa Tbk.

Rp 82
-1.20%
Volume
1.832 lot
MA 5
85
MA 20
94
RSI
5.26
High
83
Low
82

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.90%
Support (10d)
82
Resistance (10d)
97
Volume Trend (10d)
-51.3%
Score
30
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-3.53 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (5.3) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -119 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ACST saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 5.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp82, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp97.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 78 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Pola Bullish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham

Di antara berbagai pola grafik dalam analisis teknikal, ada satu pola yang sering dianggap sebagai "sepupu dekat" dari Bullish Flag, yaitu Bullish Pennant. Pola ini memiliki karakteristik unik yang membedakannya dari flag, namun tetap memberikan sinyal kelanjutan tren naik yang andal. Apa Itu Bullish Pennant? Bullish Pennant adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang terbentuk setelah pergerakan harga naik secara tajam dan vertikal, kemudian diikuti oleh periode konsolidasi yang membentuk segitiga simetris yang mengecil (converging triangle). Bentuknya menyerupai umbul-umbul atau panji (pennant) yang runcing di ujungnya, dengan tiang bendera sebagai awal pergerakan. Perbedaan utama dengan Bullish Flag terletak pada bentuk area konsolidasinya. Jika flag membentuk saluran paralel atau sedikit menurun, maka pennant membentuk dua garis tren yang saling bertemu (converging), menciptakan pola segitiga yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  2. Rasio Market Value Added (MVA): Ukuran Kekayaan yang Diciptakan untuk Pemegang Saham
  3. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  4. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  5. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  6. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  7. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  8. Falling Three Methods: Konsolidasi di Tengah Penurunan yang Mematikan
  9. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  10. Memahami Rasio Shiller PER (CAPE): Apakah Pasar Saham Saat Ini Terlalu Mahal?

TradingView Chart - ACST