Update: Senin, 7 September 2026

GPRA

PT. Perdana Gapuraprima Tbk.

Rp 107
+0.94%
Volume
1.281.410 lot
MA 5
109
MA 20
109
RSI
48.15
High
109
Low
104
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.77%
Support (10d)
104
Resistance (10d)
115
Volume Trend (10d)
-10.9%
Score
70
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.00 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (48.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 23.400 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GPRA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 48.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp104, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp115.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 109 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 118 - 123 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 100 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3-4 Pattern: Pola Continuation dan Breakout dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, Joe Ross tidak hanya dikenal dengan pola reversal seperti 1-2-3 Pattern dan 2B Pattern. Ia juga mengembangkan pola untuk mengikuti tren yang sedang berlangsung—bukan untuk membalikkannya. Pola tersebut adalah The 1-2-3-4 Pattern. Berbeda dengan pola reversal yang bertujuan menangkap akhir tren, The 1-2-3-4 Pattern adalah pola continuation (lanjutan tren) dan breakout. Pola ini membantu trader mengidentifikasi momen di mana harga keluar dari konsolidasi (breakout) atau melanjutkan tren setelah pullback yang sehat. Bagi trader yang ingin "menunggangi" tren (riding the trend) daripada berusaha menebak puncak atau dasar, The 1-2-3-4 Pattern adalah alat yang sangat berguna. Karakteristik The 1-2-3-4 Pattern The 1-2-3-4 Pattern adalah pola yang terdiri dari empat titik pada grafik harga yang membentuk serangkaian higher highs dan higher lows (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  2. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  3. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  4. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  5. Rainbow Moving Average: Membaca Kekuatan Tren dengan Lapisan Ganda
  6. NPV Sumber Daya: Kunci Membaca Nilai Sesungguhnya Saham Tambang
  7. Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus
  8. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  9. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  10. Core-Satellite Portfolio: Strategi Cerdas Memadukan Stabilitas dan Pertumbuhan

TradingView Chart - GPRA