Update: Senin, 5 Oktober 2026

GPRA

PT. Perdana Gapuraprima Tbk.

Rp 98
0.00%
Volume
38.011 lot
MA 5
99
MA 20
102
RSI
39.13
High
99
Low
98
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.61%
Support (10d)
95
Resistance (10d)
104
Volume Trend (10d)
-58.2%
Score
35
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-10.91 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (39.1)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 24.775 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham GPRA saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.61%. Area support terdekat berada di sekitar Rp95, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp104.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 90 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas

Dalam analisis teknikal saham, sebagian besar trader lebih fokus mencari sinyal beli. Akibatnya, sinyal jual yang justru melindungi modal sering diabaikan. Salah satu pola jual yang paling tegas namun jarang dipahami dengan baik adalah Stalled Pattern. Pola tiga candlestick ini merupakan "versi ekstrem" dari Advance Block. Jika Anda melihat Stalled Pattern di akhir tren naik yang panjang, bersiaplah karena harga berpotensi mengalami koreksi tajam. Apa Itu Stalled Pattern? Stalled Pattern adalah formasi tiga candlestick bullish (hijau) yang muncul setelah uptrend yang kuat. Namanya mencerminkan kondisi sebenarnya: harga seperti "tersendat" atau mogok di tengah jalan meskipun secara visual candlestick masih berwarna hijau. Sinyal yang diberikan adalah pembalikan bearish yang lebih kuat dibandingkan Advance Block. Pola ini memberi tahu bahwa pembeli sudah benar-benar kehabisan tenaga. Karakteristik...

Artikel menarik lainnya:

  1. Fibonacci Extension – Memasang Target Profit dengan Rasio Emas
  2. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  3. Mengenal Pola Bearish Pennant dalam Analisis Teknikal Saham
  4. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  5. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  6. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  7. Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?
  8. Gann Fan – Kipas Geometris yang Membaca Jiwa Pasar
  9. Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio
  10. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?

TradingView Chart - GPRA