Update: Jumat, 22 Mei 2026

ADHI

PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.

Rp 180
+2.86%
Volume
48.775 lot
MA 5
181
MA 20
193
RSI
48.96
High
180
Low
170

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
170
Resistance (10d)
220
Volume Trend (10d)
-76.9%
Score
10
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-2.17 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (49.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -6.585 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADHI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 49.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp170, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp220.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 162 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari apa itu market cap (kapitalisasi pasar) dan bagaimana cara menghitungnya. Namun, memahami definisi saja tidak cukup. Pertanyaan yang lebih penting adalah: Bagaimana hubungan antara market cap dengan dua faktor paling krusial dalam investasi, yaitu risiko dan likuiditas? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kompas Anda dalam memilah ribuan saham di bursa. Tidak semua saham cocok untuk semua orang. Trader harian yang agresif membutuhkan saham dengan karakteristik berbeda dari investor pensiun yang konservatif. Perbedaan kebutuhan itu sebagian besar dapat dijelaskan oleh market cap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana besar-kecilnya market cap suatu perusahaan memengaruhi tingkat risiko yang harus Anda tanggung dan kemudahan Anda dalam menjual saham tersebut (likuiditas). Pada akhirnya, Anda akan memahami mengapa investor berpengalaman selalu menjadikan market...

Artikel menarik lainnya:

  1. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  2. Pendanaan Tersembunyi di Balik Hubungan Dagang: Analisis Vendor Financing dalam Dunia Saham
  3. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  4. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  5. Chaikin Money Flow (CMF) – Mengukur Tekanan Beli dan Jual Secara Periodik
  6. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  7. Gann Hexagon: Geometri Segi Enam untuk Support dan Resistance Pasar
  8. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  9. Rasio Pengeluaran Riset & Pengembangan (R&D): Mengukur Masa Depan di Balik Beban Akuntansi
  10. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?

TradingView Chart - ADHI