Update: Senin, 6 Juli 2026

ADHI

PT. Adhi Karya (Persero) Tbk.

Rp 146
-4.58%
Volume
50.728 lot
MA 5
150
MA 20
155
RSI
20.00
High
154
Low
146
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.84%
Support (10d)
146
Resistance (10d)
162
Volume Trend (10d)
-35.2%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-18.44 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (20.0) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 948 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADHI saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 20.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp146, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp162.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 149 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 161 - 168 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 136 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos

Dalam dunia trading saham, ada satu istilah yang jarang dibicarakan di forum-forum investor pemula, tetapi sangat dikenal oleh para trader profesional: Risk of Ruin atau risiko kebangkrutan. Ini bukan sekadar kerugian besar. Ini adalah titik di mana modal trading Anda habis total, atau tersisa sangat sedikit sehingga tidak memungkinkan untuk kembali ke ukuran posisi semula. Artikel ini akan membahas apa itu risk of ruin, bagaimana menghitungnya secara sederhana, dan yang terpenting—bagaimana menghindarinya. Apa Itu Risk of Ruin? Risk of Ruin adalah probabilitas (peluang) bahwa seorang trader akan kehilangan sebagian besar atau seluruh modal tradingnya sehingga tidak mampu lagi melanjutkan aktivitas trading secara profesional atau signifikan. Penting untuk membedakan: Istilah Definisi Contoh Kerugian (Loss) Nilai absolut yang hilang dari portofolio Rugi Rp10 juta bulan ini Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Stick Sandwich: Pola Roti Lapis yang Menandakan Pembalikan Harga
  2. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  3. Andrews' Pitchfork – Garpu Tala yang Mengukur Irama Harga
  4. Renko Chart (Pola Bata) – Trading Tanpa Noise Waktu
  5. Heikin Ashi – Candlestick Termodifikasi untuk Membaca Kelanjutan Tren
  6. Lizard: Pola Harmonic Versi Carney yang Unik dan Langka
  7. Qstick: Mengukur Kekuatan Sebenarnya dari Setiap Periode Perdagangan
  8. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  9. Menyingkap Nilai Tersembunyi: Analisis Embedded Value (EV) untuk Saham Asuransi Jiwa
  10. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum

TradingView Chart - ADHI