Update: Senin, 5 Oktober 2026

HRME

PT. Menteng Heritage Realty Tbk.

Rp 40
+5.26%
Volume
91.956 lot
MA 5
38
MA 20
43
RSI
41.18
High
41
Low
38
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.39%
Support (10d)
34
Resistance (10d)
51
Volume Trend (10d)
+864.5%
Score
60
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-2.44 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (41.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 3.737 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham HRME saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 41.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.39%. Area support terdekat berada di sekitar Rp34, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp51.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 41 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 44 - 46 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 37 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Sustainable Growth Rate (SGR): Seberapa Cepat Perusahaan Bisa Tumbuh Tanpa Utang Baru?

Sebagai investor, Anda tentu menyukai perusahaan yang labanya tumbuh cepat setiap tahun. Namun, pernahkah Anda bertanya: apakah pertumbuhan itu berkelanjutan? Ataukah perusahaan hanya bisa tumbuh cepat dengan terus-menerus menghimpun utang baru atau menerbitkan saham tambahan? Jawaban atas pertanyaan ini terletak pada metrik yang disebut Sustainable Growth Rate (SGR). SGR adalah tingkat pertumbuhan maksimum yang dapat dicapai perusahaan tanpa harus meningkatkan leverage keuangan (utang) atau menerbitkan saham baru. Dengan kata lain, ini adalah kecepatan tumbuh alami perusahaan yang didanai hanya dari laba ditahan. Artikel ini akan membedah apa itu SGR, cara menghitungnya, serta bagaimana menggunakannya untuk menilai kualitas pertumbuhan emiten saham. Apa Itu Sustainable Growth Rate (SGR)? Sustainable Growth Rate adalah tingkat pertumbuhan penjualan (atau laba) maksimum yang dapat dipertahankan perusahaan dalam jangka panjang tanpa: Menerbitkan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Harami Bearish: Saat Pasar "Mengandung" Potensi Pembalikan Turun
  2. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal
  3. Trompo: Si Gasing Meksiko yang Jarang Dikenal, Sinyal Kebingungan Paling Otentik
  4. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  5. Core Portfolio: Kombinasi Saham Blue Chip dan Obligasi untuk Fondasi Investasi yang Kokoh
  6. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  7. Risk of Ruin dalam Trading Saham: Ketika Kebangkrutan Bukan Lagi Mitos
  8. KST Indicator (Know Sure Thing): Menggabungkan Empat Momentum dalam Satu Indikator
  9. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar
  10. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order

TradingView Chart - HRME