Update: Jumat, 11 September 2026

ADMG

PT. Polychem Indonesia Tbk

Rp 260
-2.99%
Volume
3.898 lot
MA 5
270
MA 20
262
RSI
51.16
High
268
Low
252
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.18%
Support (10d)
244
Resistance (10d)
310
Volume Trend (10d)
+210.3%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
16.07 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (51.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -58 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADMG saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 51.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.18%. Area support terdekat berada di sekitar Rp244, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp310.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 244, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

Sebagian besar investor membangun portofolio dengan alokasi modal: 60% saham, 40% obligasi, misalnya. Pendekatan ini disebut equal dollar weighting — setiap aset mendapat porsi uang tertentu. Namun, Ray Dalio — pendiri Bridgewater Associates, hedge fund terbesar di dunia — berpendapat bahwa cara ini keliru. Menurut Dalio, yang harus diseimbangkan bukanlah jumlah uang, melainkan kontribusi risiko dari setiap aset. Inilah inti dari Risk Parity: portofolio di mana setiap kelas aset memberikan kontribusi risiko yang sama (parity) terhadap total risiko portofolio. Artikel ini akan membahas filosofi Risk Parity, bagaimana penerapannya dalam portofolio All Weather milik Dalio, serta kelebihan dan kekurangannya untuk investor ritel. Siapa Ray Dalio dan Mengapa Pendapatnya Penting? Ray Dalio adalah pendiri Bridgewater Associates, yang didirikan pada 1975. Di bawah kepemimpinannya, Bridgewater tumbuh menjadi hedge...

Artikel menarik lainnya:

  1. Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten
  2. Waktu Trading: Pre-opening, Regular, Pre-closing – Panduan Lengkap untuk Pemula
  3. Rising Three Methods: Konsolidasi di Tengah Kenaikan yang Menjanjikan
  4. Pola AB=CD: Formasi Harmonic Paling Dasar yang Wajib Dikuasai
  5. Mengenal Jenis-Jenis Saham: Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen
  6. Payout Ratio: Penentu Aman Tidaknya Dividen Anda
  7. Analisis Relasi Dividend Yield vs Suku Bunga: Kapan Dividen Masih Menarik?
  8. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  9. Mengenal Kelas Saham: Perbedaan Blue Chip, Second Liner, dan Gorengan
  10. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan

TradingView Chart - ADMG