Update: Senin, 5 Oktober 2026

ADMG

PT. Polychem Indonesia Tbk

Rp 230
+0.88%
Volume
2.092 lot
MA 5
229
MA 20
247
RSI
23.81
High
232
Low
224
Nilai
75/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.87%
Support (10d)
220
Resistance (10d)
256
Volume Trend (10d)
-53.6%
Score
75
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-10.85 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (23.8) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 389 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ADMG saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 23.8, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp220, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp256.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 75 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 230 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 265 - 288 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 219 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The Kickback Pattern: Momentum Terhenti Sebentar Lalu Melanjutkan Tren

Dalam analisis teknikal, sebagian besar trader fokus pada pola reversal. Namun, dalam perjalanan sebuah tren, yang lebih sering terjadi bukanlah pembalikan, melainkan jeda atau koreksi singkat sebelum tren melanjutkan pergerakannya. The Kickback Pattern adalah pola yang menangkap momen ini: ketika harga bergerak cepat ke satu arah, lalu "berhenti" atau mundur sedikit (kickback), sebelum akhirnya melanjutkan tren dengan kekuatan penuh. Pola ini sangat berguna bagi trader yang ingin masuk ke dalam tren yang sudah berjalan, memanfaatkan koreksi kecil sebagai "kesempatan kedua" untuk bergabung sebelum pergerakan berikutnya. Karakteristik The Kickback Pattern The Kickback Pattern adalah pola continuation yang terdiri dari dua fase utama: pergerakan impulsif (kick) diikuti oleh koreksi kecil (back) yang gagal membalikkan tren. Pola ini dapat terjadi dalam uptrend maupun downtrend. Ciri-ciri spesifiknya adalah...

Artikel menarik lainnya:

  1. Volume Weighted Average Price (VWAP) – Acuan Harga Wajar Versi Institutional
  2. Triple Top: Tiga Puncak yang Menandai Berakhirnya Tren Naik
  3. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  4. Factor Investing: Pendekatan Sistematis untuk Mendapatkan Kelebihan Return
  5. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  6. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  7. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  8. Descending Triangle: Segitiga Turun yang Menandai Kelanjutan Tren Bearish
  9. Ultimate Oscillator: Menggabungkan Tiga Timeframe untuk Akurasi Lebih Tinggi
  10. Meditasi untuk Trader: Melatih Pikiran agar Tidak Dikendalikan Pasar

TradingView Chart - ADMG