Update: Senin, 6 Juli 2026

TFCO

PT. Tifico Fiber Indonesia Tbk.

Rp 680
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
634
MA 20
622
RSI
61.29
High
-
Low
-
Nilai
80/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
2.31%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
680
Volume Trend (10d)
-48.9%
Score
80
Win Rate (30d)
16.67 %
P/L (30d)
13.33 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.3)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan

Sebagian besar investor saham sangat fokus pada satu pertanyaan: "Seberapa dalam portofolio saya bisa jatuh?" Mereka menghitung Maximum Drawdown dengan saksama, mencari angka kerugian terburuk dalam persentase. Namun, ada pertanyaan lain yang tidak kalah penting tetapi jarang ditanyakan: "Berapa lama saya akan terperosok sebelum kembali ke titik impas?" Drawdown Duration adalah metrik yang menjawab pertanyaan kedua. Ia mengukur berapa lama portofolio Anda berada di bawah puncak tertinggi sebelumnya, mulai dari saat penurunan terjadi hingga saat pulih sepenuhnya. Artikel ini akan membahas mengapa durasi pemulihan seringkali lebih menyiksa daripada kedalaman kerugian itu sendiri. Apa Itu Drawdown Duration? Drawdown Duration adalah panjang waktu (biasanya diukur dalam hari, bulan, atau tahun) yang dibutuhkan portofolio untuk pulih dari suatu penurunan hingga kembali mencapai puncak tertinggi sebelumnya. Dua jenis Drawdown...

Artikel menarik lainnya:

  1. Production Cost per Ton: Metrik Paling Jujur dari Saham Tambang
  2. Menentukan Stop Loss dan Take Profit yang Realistis: Seni Melindungi Modal dan Mengamankan Keuntungan
  3. Stopping Volume: Volume Besar tapi Harga Berhenti
  4. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  5. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  6. LBO (Leveraged Buyout) Valuation: Menilai Saham dari Perspektif Pembeli dengan Utang Besar
  7. Ladder Bottom: Pola Tangga yang Membawa Harga Naik dari Jurang
  8. Over-trading karena Nafsu Balas Dendam: Saat Emosi Menghancurkan Akun Trading
  9. Shooting Star (Bearish): Bintang Jatuh yang Menandakan Akhir Tren Naik
  10. Q Ratio dalam Merger dan Akuisisi: Alat Strategis Menilai Target

TradingView Chart - TFCO