Update: Jumat, 9 Oktober 2026

AKRA

PT. AKR Corporindo Tbk.

Rp 1.485
+2.41%
Volume
59.553 lot
MA 5
1.491
MA 20
1.472
RSI
55.17
High
1.490
Low
1.445
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
1.65%
Support (10d)
1.405
Resistance (10d)
1.540
Volume Trend (10d)
-13.5%
Score
50
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
2.06 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -13.124 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AKRA saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.65%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.405, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.540.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 1.405, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Triple Bottom: Tiga Lembah yang Menandai Awal Tren Naik

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Double Bottom sebagai pola pembalikan bullish dengan dua lembah, kita kini beralih ke versi yang lebih kuat dan lebih meyakinkan: Triple Bottom. Triple Bottom adalah saudara kembar dari Triple Top, tetapi dengan arah yang terbalik. Pola ini terbentuk di akhir tren turun dan menandakan bahwa tekanan jual sudah benar-benar habis setelah tiga kali upaya yang gagal untuk menembus level support. Ketika pola ini terbentuk, sinyal pembalikan yang dihasilkan cenderung sangat kuat dan pergerakan harga setelah penembusan sering kali lebih tajam dibandingkan Double Bottom. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Triple Bottom, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, variasi pola, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Pola Triple Bottom? Triple Bottom adalah pola pembalikan bullish (bullish reversal)...

Artikel menarik lainnya:

  1. LDR (Loan to Deposit Ratio): Menakar Likuiditas dan Agresivitas Bank
  2. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  3. Mesin Pertumbuhan Tersembunyi: Memahami Value of New Business (VNB) dalam Saham Asuransi Jiwa
  4. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  5. Dragonfly Doji: Pola Satu Candlestick yang Menandakan Potensi Pembalikan Bullish
  6. EPS (Earning per Share): Cara Hitung dan Interpretasi untuk Pemula
  7. Bat: Kelelawar yang Membawa Sinyal Pembalikan Presisi
  8. Memahami Pola Bearish Engulfing: Sinyal Bahaya Saat Harga Akan Terjun
  9. Butterfly: Kupu-Kupu yang Membawa Sinyal Pembalikan Ekstrem
  10. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?

TradingView Chart - AKRA