Update: Rabu, 10 Juni 2026

AKRA

PT. AKR Corporindo Tbk.

Rp 1.240
+0.81%
Volume
357.062 lot
MA 5
1.217
MA 20
1.341
RSI
28.97
High
1.305
Low
1.220
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.36%
Support (10d)
1.140
Resistance (10d)
1.365
Volume Trend (10d)
+120.9%
Score
65
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-15.93 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Oversold (29.0) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -133.832 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AKRA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.36%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.140, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.365.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 1.265 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 1.364 - 1.426 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 1.153 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cara Analisis Prospektus Sebelum Beli Saham IPO: Jangan Hanya Ikut-ikutan!

IPO (Initial Public Offering) selalu menarik perhatian. Janji keuntungan cepat di hari pertama membuat banyak investor berbondong-bondong memesan saham perdana. Namun, berapa banyak dari mereka yang benar-benar membaca dan memahami prospektus? Sayangnya, sangat sedikit. Prospektus adalah dokumen resmi yang berisi informasi lengkap tentang perusahaan yang akan go public. Mengabaikannya sama saja dengan membeli saham buta—Anda hanya mengandalkan keberuntungan, bukan analisis. Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara menganalisis prospektus sebelum memutuskan memesan saham IPO. Apa Itu Prospektus dan Mengapa Penting? Prospektus adalah dokumen hukum yang diterbitkan oleh emiten (perusahaan yang akan go public) yang berisi semua informasi material tentang perusahaan, termasuk data keuangan, profil bisnis, risiko, rencana penggunaan dana, dan jadwal IPO. Prospektus harus disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelum diedarkan ke...

Artikel menarik lainnya:

  1. Analisis EBITDA: Senjata Ampuh yang Juga Bisa Menyesatkan
  2. Cash Conversion Cycle (CCC): Mengukur Efisiensi Arus Kas dari Hulu ke Hilir
  3. Gann Square of 9: Menjembatani Harga dan Waktu dalam Analisis Teknikal
  4. Apa Itu Laba Bersih dan Laba Operasional? Panduan untuk Pemula
  5. Price to Cash Flow (P/CF): Pelengkap yang Jujur dari PER
  6. Strategi Anti-Martingale: Seni Membiarkan Keuntungan Bekerja untuk Anda
  7. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  8. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  9. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  10. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

TradingView Chart - AKRA