Update: Jumat, 10 Juli 2026

ICON

PT. Island Concepts Indonesia Tbk.

Rp 104
+0.97%
Volume
123.916 lot
MA 5
105
MA 20
104
RSI
55.10
High
110
Low
103
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.05%
Support (10d)
103
Resistance (10d)
122
Volume Trend (10d)
-12.3%
Score
55
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-0.95 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1.750 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ICON saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.05%. Area support terdekat berada di sekitar Rp103, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp122.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 122 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 134, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 103 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari RSI sebagai indikator momentum, kini saatnya mengenal indikator momentum lain yang sangat populer dan sering digunakan bersama RSI, yaitu Stochastic Oscillator. Stochastic dikembangkan oleh George Lane pada akhir tahun 1950-an. Berbeda dengan RSI yang membandingkan kenaikan dan penurunan harga, Stochastic mengukur posisi harga penutupan (close) relatif terhadap rentang harga (high-low) dalam periode tertentu. Konsep dasarnya: dalam tren naik, harga cenderung menutup di dekat titik tertinggi; dalam tren turun, harga cenderung menutup di dekat titik terendah. Stochastic memiliki tiga varian utama – Fast Stochastic, Slow Stochastic, dan Full Stochastic – serta pola paling penting yaitu crossover %K dan %D. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Stochastic Oscillator, mulai dari cara perhitungan, perbedaan ketiga varian, interpretasi dasar (overbought/oversold), pola...

Artikel menarik lainnya:

  1. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  2. Separating Lines: Garis Pemisah yang Justru Menegaskan Tren
  3. Force Index: Menggabungkan Momentum dan Volume untuk Mengukur Kekuatan Sejati
  4. Menggunakan Correlation Matrix untuk Membangun Portofolio Saham yang Tangguh
  5. Mengenal RSI: Overbought, Oversold, Divergence, Hidden Divergence, dan Support/Resistance pada RSI
  6. Drawdown Duration: Indikator Pemulihan yang Sering Terlupakan
  7. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  8. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  9. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  10. Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank

TradingView Chart - ICON