Update: Senin, 5 Oktober 2026

ICON

PT. Island Concepts Indonesia Tbk.

Rp 135
+8.00%
Volume
243.341 lot
MA 5
129
MA 20
143
RSI
43.66
High
138
Low
126
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
3.75%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
162
Volume Trend (10d)
-83.1%
Score
55
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
10.66 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.399 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ICON saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.75%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp162.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 162 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 178, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 118 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

NPL (Non Performing Loan): Mengukur Risiko Kredit Macet Sebelum Membeli Saham Bank

Dalam dunia investasi saham perbankan, keuntungan besar sering kali datang dari penyaluran kredit yang masif. Namun, di balik setiap rupiah kredit yang disalurkan, ada risiko bahwa debitur tidak mampu membayar kembali. Risiko inilah yang ditangkap oleh rasio NPL (Non Performing Loan) atau yang akrab disebut kredit macet. Banyak investor pemula terlalu fokus pada laba bersih atau pertumbuhan kredit, tanpa menyadari bahwa kredit macet yang membengkak bisa menghapus seluruh keuntungan dalam hitungan kuartal. Artikel ini akan membahas secara mendalam apa itu NPL, bagaimana dampaknya terhadap harga saham, serta strategi cerdas membaca rasio ini sebelum memutuskan investasi. Apa Itu NPL? Non Performing Loan (NPL) adalah rasio yang mengukur proporsi kredit bermasalah terhadap total kredit yang disalurkan bank. Suatu kredit dikategorikan sebagai NPL jika debitur telah gagal membayar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  2. Analisis Post Trade: Seni Mengevaluasi Kesalahan Tanpa Menyesali Diri
  3. Familiarity Bias: Bahaya Hanya Memegang Saham Perusahaan Terkenal
  4. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  5. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  6. AISC: Metrik Paling Jujur di Laporan Keuangan Tambang
  7. Cut Loss Tepat: Kapan dan Bagaimana Caranya
  8. The Upthrust: Harga Naik Sebentar Lalu Turun sebagai Konfirmasi Resistance
  9. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  10. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"

TradingView Chart - ICON