Update: Kamis, 8 Oktober 2026

ICON

PT. Island Concepts Indonesia Tbk.

Rp 127
-3.79%
Volume
87.690 lot
MA 5
131
MA 20
140
RSI
28.13
High
137
Low
127
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.42%
Support (10d)
118
Resistance (10d)
156
Volume Trend (10d)
-75.5%
Score
30
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (28.1) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -12.024 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ICON saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 28.1, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.42%. Area support terdekat berada di sekitar Rp118, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp156.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 112 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Keltner Channel: Pita yang Mengikuti Volatilitas dengan Lebih Halus

Dalam analisis teknikal saham, setelah mempelajari Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi, kini saatnya mengenal saudaranya yang menggunakan konsep berbeda: Keltner Channel (atau Keltner Channels). Keltner Channel dikembangkan oleh Chester Keltner pada tahun 1960-an, kemudian dimodifikasi oleh Linda Bradford Raschke pada tahun 1980-an menjadi versi yang populer saat ini. Berbeda dengan Bollinger Bands yang menggunakan standar deviasi (dipengaruhi oleh volatilitas ekstrem), Keltner Channel menggunakan Average True Range (ATR) untuk menentukan lebar pita. Hasilnya adalah pita yang lebih halus, tidak se-"ekstrem" Bollinger Bands, tetapi sangat baik untuk mengidentifikasi tren dan breakout dalam konteks volatilitas yang lebih stabil. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Keltner Channel, mulai dari cara perhitungan, perbedaan dengan Bollinger Bands, interpretasi dasar, pola-pola penting, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu
  2. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  3. Portfolio Rebalancing: Bulanan vs Tahunan, Mana yang Lebih Menguntungkan?
  4. Mengenal Stochastic: Fast, Slow, Full – dan Pola Crossover
  5. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  6. Analisis Precedent Transaction: Menilai Saham dari Harga Akuisisi Perusahaan Sejenis
  7. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  8. Price per Subscriber: Metrik Kunci Menilai Saham Perusahaan Media Digital
  9. Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor
  10. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas

TradingView Chart - ICON