Update: Selasa, 9 Juni 2026

ALII

PT. Ancara Logistics Indonesia Tbk.

Rp 800
+11.11%
Volume
26.797 lot
MA 5
775
MA 20
845
RSI
39.32
High
800
Low
720
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
4.16%
Support (10d)
720
Resistance (10d)
940
Volume Trend (10d)
+33.4%
Score
60
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
-7.51 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (39.3)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 28.767 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ALII saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 39.3, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp720, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp940.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 816 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 880 - 920 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 744 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Investment Yield Asuransi: Senjata Rahasia di Balik Laba Emiten

Ketika seorang investor membahas saham asuransi, diskusi sering kali berputar di sekitar premi, klaim, dan beban operasional. Namun, ada satu komponen yang tidak kalah penting dan sering menjadi penentu akhir apakah sebuah emiten asuransi mencetak laba besar atau sekadar impas: Investment Yield. Perusahaan asuransi memiliki keunikan bisnis: mereka menerima premi hari ini tetapi membayar klaim di masa depan. Selama periode tenggang tersebut, dana premi diinvestasikan. Kemampuan perusahaan dalam mengelola investasi inilah yang membedakan pemain biasa dengan pemain kelas kakap. Artikel ini akan membedah apa itu investment yield asuransi, bagaimana cara menghitungnya, serta mengapa metrik ini menjadi salah satu penentu utama nilai saham asuransi jangka panjang. Apa Itu Investment Yield Asuransi? Investment yield (atau biasa disebut yield on investment) adalah tingkat pengembalian yang dihasilkan perusahaan asuransi...

Artikel menarik lainnya:

  1. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan
  2. Bahaya Averaging Down Saham Fundamental Rusak: Ketika Memperbesar Posisi Menghancurkan Portofolio
  3. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas
  4. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  5. Status Quo Bias: Bahaya Malas Menyeimbangkan Kembali Portofolio
  6. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  7. Bom Waktu di Laporan Keuangan: Analisis Warrant dan Dampak Dilusi pada Kepemilikan Saham
  8. Modified Schiff Pitchfork – Penyempurnaan Garpu untuk Pergerakan yang Lebih Kompleks
  9. Kicking Pattern: Tendangan Keras yang Mengubah Arah Pasar
  10. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam

TradingView Chart - ALII