Update: Kamis, 8 Oktober 2026

JTPE

PT. Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.

Rp 580
-0.85%
Volume
3.293 lot
MA 5
582
MA 20
589
RSI
46.67
High
590
Low
580
Nilai
10/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
0.90%
Support (10d)
570
Resistance (10d)
600
Volume Trend (10d)
-37.3%
Score
10
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-4.92 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Neutral RSI: Neutral (46.7)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -953 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham JTPE saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 46.7, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.90%. Area support terdekat berada di sekitar Rp570, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp600.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 10 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 542 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas

Dalam analisis teknikal candlestick, Steve Nison adalah tokoh yang memperkenalkan seni membaca candlestick Jepang ke dunia Barat. Salah satu kontribusinya yang paling penting adalah klasifikasi tentang gap (celah harga). Selain tiga jenis gap utama yang dikenal secara luas—Breakaway Gap, Runaway Gap, dan Exhaustion Gap—Nison juga mengidentifikasi beberapa pola gap tambahan yang memiliki karakteristik dan implikasi tersendiri. Artikel ini akan membahas tiga jenis gap tambahan dari perspektif Steve Nison: Side-by-Side Gap, Up Gap Tasuki, dan Down Gap Tasuki. Ketiga pola ini sering luput dari perhatian trader pemula, padahal dapat menjadi sinyal yang sangat berguna untuk mengonfirmasi tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan. Mengapa Gap Itu Penting? Sebelum membahas ketiga pola tambahan, mari kita pahami mengapa gap begitu penting dalam analisis candlestick. Gap terjadi ketika harga pembukaan...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  2. PER Forward vs Trailing: Mana yang Lebih Akurat Menilai Saham?
  3. Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi
  4. Stalled Pattern: Pola Tiga Candlestick Peringatan Dini Harga Akan Terjun Bebas
  5. The Wedge Pullback Pattern: Strategi Memasuki Pergerakan Besar Setelah Breakout
  6. One-Day Reversal (Key Reversal Day): Sinyal Pembalikan Paling Dramatis dalam Satu Hari
  7. Hindsight Bias: Bahaya Mentalitas "Sudah Saya Tahu Sejak Awal"
  8. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  9. Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish
  10. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar

TradingView Chart - JTPE