Update: Senin, 5 Oktober 2026

AMIN

PT. Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk.

Rp 258
+0.78%
Volume
611 lot
MA 5
257
MA 20
255
RSI
62.16
High
272
Low
248
Nilai
95/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.62%
Support (10d)
244
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-54.9%
Score
95
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
7.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (62.2)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 49 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 62.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.62%. Area support terdekat berada di sekitar Rp244, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 95 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 258 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 297 - 323 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 245 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Kenali Diri Sendiri: Perbedaan Portofolio Agresif, Moderat, dan Konservatif

Salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan investor pemula adalah meniru strategi dan pilihan saham orang lain tanpa mempertimbangkan profil risiko diri sendiri. Padahal, apa yang cocok untuk seorang trader muda lajang belum tentu cocok untuk seorang ibu rumah tangga dengan tanggungan anak atau seorang pensiunan. Dalam dunia investasi, portofolio umumnya dibagi menjadi tiga kategori besar berdasarkan tingkat risiko dan potensi imbal hasil: Agresif, Moderat, dan Konservatif. Ketiganya bukan soal benar atau salah, melainkan soal kesesuaian dengan profil Anda. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaan ketiga tipe portofolio tersebut, termasuk contoh alokasi aset, karakteristik investor yang cocok, serta kelebihan dan kekurangan masing-masing. Mengapa Profil Risiko Itu Penting? Sebelum membangun rumah, Anda harus tahu tanahnya keras atau lunak. Sebelum berinvestasi, Anda harus tahu seberapa besar Anda...

Artikel menarik lainnya:

  1. Breakaway Gap: Lompatan Awal yang Menandai Kelahiran Tren Baru
  2. Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover
  3. Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu
  4. Gross Transaction Value (GTV): Mengukur Skala Riil Bisnis Digital
  5. Tristar: Pola Tiga Doji yang Menandakan Titik Balik Pasar
  6. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  7. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  8. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  9. Altman Z-Score: Senjata Analisis untuk Memprediksi Potensi Kebangkrutan Perusahaan
  10. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak

TradingView Chart - AMIN