Update: Jumat, 9 Oktober 2026

AMIN

PT. Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk.

Rp 248
-0.80%
Volume
231 lot
MA 5
254
MA 20
257
RSI
24.00
High
252
Low
248
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.53%
Support (10d)
244
Resistance (10d)
274
Volume Trend (10d)
-88.5%
Score
30
Win Rate (30d)
40 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (24.0) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -46 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMIN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 24.0, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.53%. Area support terdekat berada di sekitar Rp244, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp274.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 232 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Cost of Equity dengan CAPM: Berapa Imbal Hasil yang Wajar Anda Tuntut?

Ketika Anda memutuskan untuk membeli saham sebuah perusahaan, Anda sebenarnya menanamkan modal dan menanggung risiko. Pertanyaan mendasarnya: berapa imbal hasil minimum yang seharusnya Anda tuntut sebagai kompensasi atas risiko yang Anda ambil? Jawabannya terletak pada konsep Cost of Equity atau biaya ekuitas. Dalam dunia keuangan corporate, cost of equity adalah tingkat pengembalian minimum yang harus dihasilkan perusahaan agar pemegang saham merasa dihargai. Bagi investor seperti Anda, cost of equity adalah tingkat pengembalian yang wajar Anda harapkan dari investasi saham tersebut. Salah satu model paling terkenal untuk menghitung cost of equity adalah Capital Asset Pricing Model (CAPM). Artikel ini akan membedah CAPM secara praktis, bagaimana menghitungnya, dan bagaimana menggunakannya dalam keputusan investasi saham Anda. Apa Itu Cost of Equity? Cost of equity adalah imbal hasil yang...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  2. Nison's Gap Pattern: Tiga Jenis Gap Tambahan yang Jarang Dibahas
  3. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  4. Mengenal MACD: Crossover, Divergence Histogram, dan Zero Line Crossing
  5. Mengurangi Ego: Saham Tidak Membenci Anda
  6. Memahami IHSG: Barometer Kesehatan Pasar Modal Indonesia
  7. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  8. Apa Itu SID (Single Investor Identification)? Kunci untuk Memulai Investasi Saham
  9. Rasio Buyback Yield: Saat Perusahaan Menjadi Pembeli Saham Paling Setia
  10. Analisis DuPont 3 Langkah: Membongkar Rahasia ROE untuk Menilai Saham Lebih Cerdas

TradingView Chart - AMIN