Update: Jumat, 22 Mei 2026

MLPL

PT. Multipolar Tbk.

Rp 86
+3.61%
Volume
271.005 lot
MA 5
88
MA 20
98
RSI
29.41
High
86
Low
81

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.68%
Support (10d)
81
Resistance (10d)
107
Volume Trend (10d)
-17.4%
Score
60
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
-11.34 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (29.4) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 14.879 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MLPL saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 29.4, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.68%. Area support terdekat berada di sekitar Rp81, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp107.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 88 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 95 - 99 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 80 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

In-Neck Line, Pembalikan dengan Sinyal yang Perlu Konfirmasi Ekstra

Dalam analisis teknikal saham, pola candlestick dua hari sering menjadi favorit trader karena kesederhanaannya. Namun, tidak semua pola dua hari memiliki kekuatan sinyal yang sama. Salah satu pola yang tergolong "lembut" dan membutuhkan konfirmasi ekstra adalah In-Neck Line. Pola ini sering dianggap sebagai "adik" dari On-Neck Line dan Piercing Line. Meskipun termasuk dalam kategori pola pembalikan (reversal pattern), sinyal yang dihasilkan In-Neck Line tidak sekuat kedua saudaranya. Namun, dengan pemahaman yang tepat dan konfirmasi tambahan, pola ini tetap dapat dimanfaatkan untuk membaca peluang trading. Artikel ini akan membahas secara lengkap kedua versi pola In-Neck Line (bullish dan bearish), karakteristiknya, perbedaannya dengan pola serupa, serta cara memanfaatkannya dengan bijak. Apa Itu Pola In-Neck Line? In-Neck Line adalah pola candlestick yang terdiri dari dua batang lilin...

Artikel menarik lainnya:

  1. The Inside Bar: Range di Dalam Range Sebelumnya sebagai Sinyal Konsolidasi
  2. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  3. ROA vs ROE: Memahami Dua Ukuran Profitabilitas yang Sering Tertukar
  4. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  5. Mengenal Pola Bearish Flag dalam Analisis Teknikal Saham
  6. Index Fund: Cara Paling Sederhana dan Andal untuk Berinvestasi di Saham
  7. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  8. Corrective Wave: Tiga Gelombang Koreksi yang Wajib Dipahami
  9. Recency Bias: Bahaya Terpaku pada Kejadian Terakhir di Pasar Saham
  10. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem

TradingView Chart - MLPL