Update: Kamis, 11 Juni 2026

MLPL

PT. Multipolar Tbk.

Rp 77
-1.28%
Volume
257.029 lot
MA 5
75
MA 20
85
RSI
34.21
High
83
Low
75
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
2.77%
Support (10d)
65
Resistance (10d)
89
Volume Trend (10d)
+0.2%
Score
60
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-26.67 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (34.2)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 34.132 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MLPL saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 34.2, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.77%. Area support terdekat berada di sekitar Rp65, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp89.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 79 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 85 - 89 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 72 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross

Dalam analisis teknikal, banyak pola reversal (pembalikan) yang terkenal seperti Double Top, Head and Shoulders, atau Triple Bottom. Namun, pola-pola tersebut seringkali membutuhkan waktu lama untuk terbentuk dan interpretasinya bisa subjektif. Joe Ross, seorang trader legendaris dan penulis buku "Trading The Ross Hook", mengembangkan pola yang jauh lebih sederhana: The 1-2-3 Pattern. Dinamakan demikian karena hanya terdiri dari tiga titik pada grafik harga, pola ini dirancang untuk mengidentifikasi momen di mana tren sedang berakhir dan akan berbalik arah. Kesederhanaannya membuat pola ini sangat populer di kalangan trader yang menginginkan sinyal reversal yang jelas dan mudah diimplementasikan. Karakteristik The 1-2-3 Pattern The 1-2-3 Pattern adalah pola reversal yang terbentuk dari tiga swing point (titik ayunan) pada grafik harga. Pola ini dapat muncul di akhir uptrend...

Artikel menarik lainnya:

  1. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  2. Seasonal Pattern: Januari, Ramadhan, dan Efek Kalender dalam Saham
  3. Risk Based Capital (RBC): Alat Ukur Ketahanan Finansial Emiten Asuransi
  4. Lifecycle Fund: Solusi Otomatis untuk Investasi Pensiun Tanpa Ribet
  5. Ichimoku Kinko Hyo: Awan yang Menunjukkan Support, Resistance, dan Momentum
  6. EV/EBITDA: Alternatif PER untuk Perusahaan dengan Utang Besar
  7. Monte Carlo Simulation untuk Risiko Portofolio: Melihat Ribuan Kemungkinan Masa Depan
  8. Detrended Price Oscillator (DPO): Menghilangkan Tren untuk Melihat Siklus Tersembunyi
  9. Analisis Impairment Asset: Ancaman Pengeruk Laba yang Sering Terlupakan Investor
  10. Membangun Rencana Trading: Senjata Utama Melawan Emosi dan Kekacauan

TradingView Chart - MLPL