Update: Kamis, 20 Agustus 2026

AMOR

PT. Ashmore Asset Management Indonesia Tbk.

Rp 354
-1.12%
Volume
1.055 lot
MA 5
357
MA 20
354
RSI
68.42
High
360
Low
354
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
0.97%
Support (10d)
352
Resistance (10d)
366
Volume Trend (10d)
-27.4%
Score
55
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
9.26 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (68.4)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -26 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham AMOR saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 68.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 0.97%. Area support terdekat berada di sekitar Rp352, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp366.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 366 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 403, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 352 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Effective Tax Rate: Deteksi Manipulasi Laba dan Keunggulan Pajak Tersembunyi

Dalam laporan keuangan, investor sering melihat angka "beban pajak penghasilan" hanya sebagai pelengkap. Padahal, di balik angka itu tersimpan informasi penting tentang kualitas laba, strategi manajemen, bahkan potensi kejutan negatif. Alat analisis yang paling sederhana namun tajam adalah Effective Tax Rate (ETR) atau tarif pajak efektif. 1. Apa Itu Effective Tax Rate? Effective Tax Rate adalah persentase beban pajak penghasilan terhadap laba sebelum pajak (EBT). Rumus dasarnya: ETR = Beban Pajak Penghasilan ÷ Laba Sebelum Pajak Contoh: Jika PT ABC memiliki laba sebelum pajak Rp 100 miliar dan membayar pajak Rp 22 miliar, maka ETR = 22%. Tarif pajak badan di Indonesia umumnya 22% (berlaku sejak 2022). Namun, sangat jarang perusahaan memiliki ETR persis 22%. Di sinilah letak peluang analisis. 2. Mengapa ETR Penting bagi...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  2. Beneish M-Score: Alat Deteksi Dini Manipulasi Laporan Keuangan
  3. Jam Trading Terbaik untuk Psikologi: Menemukan Waktu di Mana Anda Berada di Puncak Kendali
  4. Gross Development Value (GDV): Metrik Wajib Sebelum Beli Saham Developer Properti
  5. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  6. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  7. Gann Angles – Ketika Waktu dan Harga Bertemu dalam Geometri
  8. Satellite Portfolio: Menambah Power dengan Small Cap dan Komoditas
  9. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern
  10. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat

TradingView Chart - AMOR