Update: Jumat, 23 Oktober 2026

BOLT

PT. Garuda Metalindo Tbk.

Rp 760
+2.01%
Volume
162 lot
MA 5
741
MA 20
773
RSI
47.06
High
760
Low
750
Nilai
35/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.40%
Support (10d)
715
Resistance (10d)
825
Volume Trend (10d)
-4.8%
Score
35
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-4.40 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (47.1)
Neutral Volume: Normal volume
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -1 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BOLT saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 47.1, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.40%. Area support terdekat berada di sekitar Rp715, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp825.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 35 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 679 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rebalancing Tanpa Jual Beli: Memanfaatkan Aliran Dividen untuk Menjaga Keseimbangan Portofolio

Salah satu tantangan terbesar dalam investasi saham jangka panjang adalah biaya rebalancing. Setiap kali Anda menjual saham yang terlalu besar porsinya dan membeli saham yang tertinggal, Anda membayar fee broker, spread harga, dan potensi pajak. Lakukan ini terlalu sering, dan keuntungan Anda akan tergerus. Namun, ada satu strategi elegan yang sering diabaikan investor ritel: menggunakan aliran dividen sebagai alat rebalancing otomatis. Dengan pendekatan ini, Anda tidak perlu menjual aset apapun. Cukup arahkan uang dividen yang masuk ke instrumen yang porsinya sedang kurang, dan portofolio Anda perlahan kembali seimbang. Artikel ini akan membahas secara mendalam bagaimana memanfaatkan dividen untuk rebalancing, keunggulannya dibanding metode konvensional, serta panduan praktis menerapkannya di pasar saham Indonesia. Masalah dengan Rebalancing Konvensional Sebelum memahami keindahan rebalancing via dividen, mari kita lihat dulu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Rasio EBITDAR: Mengukur Kinerja Perusahaan di Sektor Sewa dan Restrukturisasi
  2. Stacked Trendline: Ketika Banyak Garis Menjadi Satu Kekuatan Dahsyat
  3. Mengendalikan Euforia saat Pasar Bullish Ekstrem: Saat Bahagia Justru Berbahaya
  4. Arus Kas Operasi, Investasi, dan Pendanaan: Memahami Laporan Arus Kas
  5. Lunar Cycle Pattern: New Moon dan Full Moon dalam Analisis Saham
  6. Rasio Price to Sales (P/S): Penyelamat Saat Perusahaan Rugi
  7. Gravestone Doji: Batu Nisan yang Memperingatkan Kejatuhan Harga
  8. Thrusting Pattern, Sinyal Kelanjutan yang Sering Disangka Pembalikan
  9. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  10. Hanging Man (Bearish): Pola Satu Candlestink Peringatan Dini Akhir Tren Naik

TradingView Chart - BOLT