Update: Jumat, 22 Mei 2026

APEX

PT. Apexindo Pratama Duta Tbk.

Rp 142
+5.97%
Volume
157.445 lot
MA 5
146
MA 20
181
RSI
9.30
High
147
Low
129

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
2.87%
Support (10d)
129
Resistance (10d)
195
Volume Trend (10d)
-56.7%
Score
60
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-26.04 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (9.3) - Potential reversal
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 29.708 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APEX saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 9.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.87%. Area support terdekat berada di sekitar Rp129, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp195.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 145 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 156 - 163 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 132 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?

Pengingat Singkat: Apa Itu PBV? Sebelum mendalam, mari ingat kembali: PBV = Harga Saham / Nilai Buku per Saham PBV = 1: Harga saham sama dengan nilai buku. PBV > 1: Harga saham lebih mahal dari nilai buku. PBV < 1: Harga saham lebih murah dari nilai buku. Nilai buku adalah nilai bersih aset perusahaan jika semua aset dijual dan semua utang dilunasi. Contoh sederhana: Nilai buku per saham = Rp1.000 Harga saham = Rp800 PBV = 800 / 1.000 = 0,8x (kurang dari 1) Artinya: Anda bisa membeli perusahaan dengan harga 20% lebih murah dari nilai aset bersihnya. Secara teori, jika perusahaan dibubarkan hari ini, Anda akan mendapat Rp1.000 untuk setiap saham yang Anda beli seharga Rp800. Kedengarannya seperti kesempatan besar, bukan? Tapi tunggu...

Artikel menarik lainnya:

  1. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  2. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  3. Symmetrical Triangle: Segitiga Simetris yang Netral Namun Penuh Peluang
  4. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  5. Dua Wajah Riset: Membandingkan Kapitalisasi vs Beban Langsung R&D dalam Analisis Saham
  6. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  7. PER untuk Saham Siklikal: Mengapa Murah Bisa Menjebak dan Mahal Bisa Jadi Peluang
  8. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  9. Menimbang Ketidakpastian: Valuasi dengan Risk Adjusted Discounted Cash Flow (DCF)
  10. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar

TradingView Chart - APEX