Update: Selasa, 15 September 2026

APEX

PT. Apexindo Pratama Duta Tbk.

Rp 200
-0.99%
Volume
159.375 lot
MA 5
204
MA 20
196
RSI
73.33
High
204
Low
197
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
2.47%
Support (10d)
196
Resistance (10d)
218
Volume Trend (10d)
-49.5%
Score
50
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
21.21 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (73.3) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 239 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham APEX saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 73.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 2.47%. Area support terdekat berada di sekitar Rp196, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp218.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 196, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Persistensi Polis: Indikator Kunci Sehat Tidaknya Lini Bisnis Asuransi bagi Investor

Dalam menganalisis saham emiten sektor asuransi, investor sering kali terpaku pada pendapatan premi, laba bersih, atau rasio solvabilitas. Namun, ada satu metrik yang tidak kalah penting namun kerap luput dari perhatian: Rasio Persistensi Polis (Policy Persistency Ratio). Bagi investor jangka panjang, rasio ini adalah alat pengungkap kualitas pendapatan berulang (recurring income) sebuah perusahaan asuransi. Artikel ini akan mengupas tuntas apa itu rasio persistensi polis, mengapa ia penting dalam analisis fundamental saham asuransi, serta bagaimana cara mengintepretasikannya. Apa Itu Rasio Persistensi Polis? Secara sederhana, rasio persistensi polis adalah persentase pemegang polis yang melanjutkan pembayaran premi mereka setelah periode tahun pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya. Dengan kata lain, ini adalah ukuran seberapa baik perusahaan mempertahankan nasabahnya. Rumus dasarnya adalah: Rasio Persistensi = (Jumlah Polis yang Aktif pada...

Artikel menarik lainnya:

  1. Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?
  2. Menentukan Risk per Trade: Aturan Emas 1-2% yang Melindungi Modal Anda
  3. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  4. Murray Math Lines – Dunia Terbagi dalam 8 Garis Ajaib
  5. Black Swan: Pola Harmonic Bullish yang Langka dan Eksotis
  6. Gator Oscillator: Membaca Siklus "Tidur dan Makan" Alligator Bill Williams
  7. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  8. Gaji Bos vs Keuntungan Perusahaan: Mengukur Rasio Kompensasi Manajemen terhadap Laba Bersih
  9. All Weather Portfolio: Solusi Investasi Sepanjang Musim untuk Investor Pasif
  10. Rickshaw Man: Doji Berekor Panjang yang Sarat Sinyal

TradingView Chart - APEX