Update: Jumat, 22 Mei 2026

OPMS

PT. Optima Prima Metal Sinergi Tbk.

Rp 108
+3.85%
Volume
17.032 lot
MA 5
115
MA 20
127
RSI
16.67
High
111
Low
97

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
4.37%
Support (10d)
97
Resistance (10d)
134
Volume Trend (10d)
-83.6%
Score
30
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
-14.29 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (16.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -671 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham OPMS saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 16.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.37%. Area support terdekat berada di sekitar Rp97, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp134.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 92 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Hubungan Market Cap dengan Risiko dan Likuiditas: Panduan Memilih Saham yang Tepat

Pada artikel sebelumnya, Anda telah mempelajari apa itu market cap (kapitalisasi pasar) dan bagaimana cara menghitungnya. Namun, memahami definisi saja tidak cukup. Pertanyaan yang lebih penting adalah: Bagaimana hubungan antara market cap dengan dua faktor paling krusial dalam investasi, yaitu risiko dan likuiditas? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kompas Anda dalam memilah ribuan saham di bursa. Tidak semua saham cocok untuk semua orang. Trader harian yang agresif membutuhkan saham dengan karakteristik berbeda dari investor pensiun yang konservatif. Perbedaan kebutuhan itu sebagian besar dapat dijelaskan oleh market cap. Artikel ini akan mengupas tuntas bagaimana besar-kecilnya market cap suatu perusahaan memengaruhi tingkat risiko yang harus Anda tanggung dan kemudahan Anda dalam menjual saham tersebut (likuiditas). Pada akhirnya, Anda akan memahami mengapa investor berpengalaman selalu menjadikan market...

Artikel menarik lainnya:

  1. The 1-2-3 Pattern: Pola Reversal Sederhana dari Joe Ross
  2. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  3. Fibonacci Time Zone – Kapan Waktu yang Tepat untuk Pergerakan Besar?
  4. Dividend Yield Tinggi: Jebakan atau Peluang?
  5. Free Cash Flow (FCF) Adalah Raja: Mengapa Laba Bisa Berbohong, tapi Arus Kas Bebas Tidak
  6. Plowback Ratio: Berapa Banyak Laba yang Ditanam Kembali oleh Perusahaan?
  7. ROE: Mengapa Angka 15% di Bank Berbeda Arti dengan 15% di Pabrik?
  8. Rasio Underwriting Profit: Mengukur Kemampuan Inti Perusahaan Asuransi
  9. 2P Reserve: Kunci Menilai Nilai Sesungguhnya Saham Migas
  10. FCFF (Free Cash Flow to Firm): Mengukur Nilai Seluruh Perusahaan, Bukan Hanya Ekuitas

TradingView Chart - OPMS