Update: Jumat, 11 September 2026

ARKA

PT. Arkha Jayanti Persada Tbk.

Rp 22
0.00%
Volume
0 lot
MA 5
22
MA 20
22
RSI
100.00
High
-
Low
-
Nilai
5/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Sideways
Volatility (Avg)
0.00%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
0
Volume Trend (10d)
+0.0%
Score
5
Win Rate (30d)
0 %
P/L (30d)
0.00 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (100.0) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)
Analisa teknikal tidak tersedia untuk saham ini, beberapa data tidak valid. Saham mungkin sedang suspend.
TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Point and Figure – Trading dengan Kolom X dan O yang Tak Lekang Waktu

Di era digital dengan chart berwarna-warni dan puluhan indikator, ada satu metode analisis teknikal yang terlihat "kuno" namun tetap digunakan oleh trader profesional hingga hari ini. Metode ini tidak menggunakan candlestick, tidak memiliki sumbu waktu, dan hanya terdiri dari dua huruf: X dan O. Metode itu adalah Point and Figure (P&F) Chart. Dikembangkan pada akhir abad ke-19, Point and Figure adalah salah satu metode analisis teknikal tertua yang masih relevan. Ia digunakan oleh trader legendaris seperti Charles Dow (pendiri Dow Jones) dan Jesse Livermore (trader terhebat sepanjang masa). Bahkan hingga saat ini, banyak hedge fund dan trader institusional masih mengandalkan P&F untuk mengidentifikasi level supply dan demand murni. Apa Itu Point and Figure Chart? Point and Figure Chart adalah jenis chart yang hanya mencatat...

Artikel menarik lainnya:

  1. Saham Individual vs ETF: Mana yang Lebih Efisien dari Sisi Biaya dan Risiko?
  2. Menentukan Ukuran Posisi: Seni Mengelola Risiko sebelum Masuk Pasar
  3. Two-Day Reversal: Ketika Dua Candle Berbisik Lebih Keras dari Satu
  4. Cup and Handle Inverted: Cangkir Terbalik yang Menjanjikan Penurunan Tajam
  5. Three Inside Up & Three Inside Down: Konfirmasi Ekstra dari Pola Harami
  6. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  7. Rounding Bottom (Saucer): Piring yang Menandai Perlahan Bangkitnya Tren Naik
  8. Stacked Imbalance: Membaca Sinyal Ketidakseimbangan Order
  9. Rasio Biaya Medis: Barometer Kesehatan Underwriting Asuransi Kesehatan
  10. Expense Ratio: Pembunuh Senyap Profitabilitas Asuransi

TradingView Chart - ARKA