Update: Jumat, 22 Mei 2026

MDRN

PT. Modern Internasional Tbk.

Rp 30
0.00%
Volume
88.675 lot
MA 5
34
MA 20
47
RSI
6.90
High
30
Low
27

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
3.60%
Support (10d)
27
Resistance (10d)
51
Volume Trend (10d)
+18.2%
Score
55
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-45.45 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (6.9) - Potential reversal
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham MDRN saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 6.9, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 3.60%. Area support terdekat berada di sekitar Rp27, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp51.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 51 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 56, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 27 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Vortex Indicator: Menangkap Arah Tren dengan Sinyal Crossover

Dalam analisis teknikal, banyak indikator berusaha mengukur kekuatan tren — tetapi kebanyakan dari mereka hanya melihat harga penutupan. Bagaimana dengan pergerakan harga di dalam periode itu sendiri? Apakah tren naik yang terjadi karena pergerakan yang konsisten setiap hari berbeda dengan tren naik yang terjadi dengan pergerakan yang liar? Vortex Indicator menjawab pertanyaan ini. Dikembangkan oleh Etienne Botes dan Douglas Siepman, indikator ini mengukur arah tren dengan menganalisis pergerakan harga dari periode ke periode — bukan hanya dari close ke close, tetapi dari high ke high dan low ke low. Hasilnya adalah dua garis: VI+ (Vortex positif) dan VI- (Vortex negatif), yang saling bersilangan untuk memberikan sinyal beli dan jual. Bagi trader yang ingin memahami "pusaran" pergerakan pasar, Vortex Indicator adalah alat yang unik dan...

Artikel menarik lainnya:

  1. WACC: Berapa Sebenarnya Biaya Modal Perusahaan?
  2. Stress Testing Portofolio pada Skenario Crash: Apakah Anda Siap Menghadapi Hari Terburuk?
  3. Bid, Offer, Last, Volume: Istilah Wajib yang Harus Dikuasai Trader Pemula
  4. Diamond Top dan Diamond Bottom: Berlian yang Menandai Pembalikan Harga
  5. Permanent Portfolio: Filosofi Investasi Seumur Hidup ala Harry Browne
  6. Mengukur Expectancy: Berapa Sebenarnya Sistem Trading Anda Menghasilkan?
  7. Harami Bullish: Sinyal Kehamilan yang Menandakan Kelahiran Tren Baru
  8. Bump and Run (BARR): Ketika Harga "Menabrak" Lalu "Berlari"
  9. Membangun Ketahanan Stres Melalui Simulasi: Latihan Mental Sebelum Terjun ke Pasar Saham
  10. Memahami Metode Gordon Growth: Cara Menilai Saham Berdasarkan Dividen

TradingView Chart - MDRN