Update: Senin, 6 Juli 2026

BNGA

PT. Bank CIMB Niaga Tbk.

Rp 1.540
-0.32%
Volume
10.477 lot
MA 5
1.536
MA 20
1.556
RSI
40.00
High
1.555
Low
1.535
Nilai
55/100
Rekomendasi
HOLD *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.27%
Support (10d)
1.505
Resistance (10d)
1.605
Volume Trend (10d)
-67.6%
Score
55
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-6.38 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (40.0)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 201 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham BNGA saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 40.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.27%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.505, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.605.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 55 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk HOLD. Sinyal campuran muncul. Pasar menunjukkan ketidakpastian tanpa arah yang jelas saat ini.

Strategi yang disarankan: Tunggu breakout diatas 1.605 (resistance). Target harga berada di kisaran Target setelah terjadi breakout: 1.766, dengan batas stop loss di sekitar Dibawah 1.505 (support). Dibutuhkan kesabaran. Pantau lonjakan volume dan konfirmasi arah tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengukur Maximum Drawdown Historis: Seberapa Dalam Portofolio Anda Bisa Jatuh?

Dalam investasi saham, kita sering mendengar kalimat: "Saham itu naik turun, wajar saja." Namun, tidak semua penurunan diciptakan sama. Ada perbedaan besar antara portofolio yang turun 10% lalu pulih dalam dua bulan, dengan portofolio yang turun 50% dan butuh lima tahun untuk kembali ke titik impas. Maximum Drawdown (MDD) adalah metrik yang mengukur kerugian terbesar yang pernah dialami oleh portofolio Anda dari puncak tertinggi hingga lembah terendah, sebelum akhirnya pulih kembali ke puncak sebelumnya. Artikel ini akan membahas bagaimana mengukur, menginterpretasikan, dan menggunakan MDD untuk memahami risiko portofolio saham Anda. Apa Itu Maximum Drawdown (MDD)? Secara sederhana, Maximum Drawdown adalah jawaban atas pertanyaan: "Berapa persen kerugian terburuk yang pernah saya alami jika saya membeli di puncak tertinggi dan menjual di titik terendah?" Berbeda dengan sekadar...

Artikel menarik lainnya:

  1. Hook Reversal: Pola Sederhana yang Bisa Selamatkan Anda dari Jeratan Tren
  2. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  3. Memahami Pola Doji: Sinyal Netral yang Bisa Menjadi Pembalik Tren
  4. Analisis Comparables Valuation (Comps): Seni Membandingkan untuk Menemukan Harga Wajar Saham
  5. Breakaway, Sinyal Pembalikan dengan Gap yang Kuat
  6. Spinning Top: Candlestick Keraguan yang Menandakan Pasar Sedang Bimbang
  7. PEG Ratio: Ketika PER Bertemu Pertumbuhan Laba
  8. Social Media Detox Selama Trading: Mengapa Grup WA dan Telegram Bisa Menghancurkan Akun Anda
  9. The Slingshot Pattern: Ketika Harga "Memanah" dari Bollinger Bands
  10. Golden Butterfly Portfolio: Strategi Investasi Saham yang Seimbang untuk Semua Musim

TradingView Chart - BNGA