Update: Senin, 6 Juli 2026

ASGR

PT. Astra Graphia Tbk.

Rp 1.585
+3.93%
Volume
17.198 lot
MA 5
1.504
MA 20
1.490
RSI
61.82
High
1.610
Low
1.525
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.84%
Support (10d)
1.460
Resistance (10d)
1.610
Volume Trend (10d)
-16.2%
Score
85
Win Rate (30d)
43.33 %
P/L (30d)
0.63 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (61.8)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -108 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASGR saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 61.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp1.460, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp1.610.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 1.585 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 1.823 - 1.981 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 1.506 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Rasio Interest Coverage: Seberapa Mampu Perusahaan Membayar Bunga Utang?

Utang adalah bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis. Hampir semua perusahaan memiliki utang, entah untuk ekspansi, modal kerja, atau akuisisi. Namun memiliki utang tidaklah berbahaya selama perusahaan mampu membayar bunga secara teratur. Pertanyaan mendasar bagi investor adalah: Apakah perusahaan menghasilkan cukup laba untuk menutupi beban bunganya? Jawabannya terletak pada Rasio Interest Coverage atau Rasio Cakupan Bunga. Metrik ini adalah indikator paling sederhana namun paling kuat untuk menilai risiko gagal bayar bunga utang. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang rasio ini, bagaimana menghitungnya, menginterpretasikannya, serta kelebihan dan keterbatasannya. Apa Itu Rasio Interest Coverage? Interest Coverage Ratio (ICR) adalah rasio yang mengukur seberapa besar laba operasional perusahaan dibandingkan dengan beban bunga yang harus dibayarkan. Rasio ini menunjukkan "bantalan keamanan" yang dimiliki perusahaan untuk membayar bunga utangnya....

Artikel menarik lainnya:

  1. Nilai yang Sesungguhnya: Menguak Arti Tangible Book Value per Share dalam Analisis Saham
  2. Aturan Praktis yang Tak Lekang Waktu: Memahami Strategi Alokasi 100 Dikurangi Usia
  3. Membangun Portofolio dengan ETF Saham: Praktis, Murah, dan Modern
  4. Glosarium Istilah Saham Wajib Hafal untuk Pemula
  5. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  6. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  7. Lebih dari Sekadar Rasio: Analisis Mendalam P/E to Growth (PEG) Adjusted
  8. Tail Risk Hedging dengan Options: Melindungi Portofolio dari Kehancuran Ekstrem
  9. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik
  10. Rising Broadening Wedge: Pola Ekspansi di Puncak yang Berakhir Bearish

TradingView Chart - ASGR