Update: Selasa, 6 Oktober 2026

ASRM

PT. Asuransi Ramayana Tbk.

Rp 272
+0.74%
Volume
1.959 lot
MA 5
272
MA 20
282
RSI
32.00
High
272
Low
252
Nilai
60/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Downtrend
Volatility (Avg)
1.16%
Support (10d)
252
Resistance (10d)
292
Volume Trend (10d)
-86.4%
Score
60
Win Rate (30d)
46.67 %
P/L (30d)
-2.16 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (32.0)
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 19 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRM saat ini menunjukkan kecenderungan downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 32.0, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.16%. Area support terdekat berada di sekitar Rp252, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp292.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 60 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 277 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 299 - 313 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 253 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui

Dalam dunia analisis teknikal candlestick, kebanyakan trader familiar dengan pola seperti Engulfing, Morning Star, atau Three White Soldiers. Namun, ada satu pola continuation yang sangat kuat namun jarang dibahas—Mat Hold (Tahanan Matras). Pola ini mungkin terlihat mirip dengan Rising/Falling Three Methods pada pandangan pertama, namun memiliki perbedaan krusial yang membuatnya lebih kuat sebagai sinyal kelanjutan tren. Nama "Mat Hold" berasal dari bentuknya yang seperti "matras"—harga seolah-olah ditahan di atas matras sebelum melanjutkan pergerakan. Artikel ini akan membahas secara lengkap apa itu Mat Hold (bullish dan bearish), cara mengidentifikasinya, perbedaannya dengan pola serupa, psikologi di baliknya, serta strategi trading yang bisa Anda terapkan. Apa Itu Mat Hold? Mat Hold adalah pola lima candlestick yang menandakan kelanjutan tren (continuation). Pola ini dapat bersifat bullish (dalam uptrend)...

Artikel menarik lainnya:

  1. Falling Wedge: Wedge Turun yang Menjebak Trader Pesimis
  2. Volume Profile – Membaca Peta Volume di Setiap Level Harga
  3. Pengertian Dividen: Tunai, Saham, dan Cara Hitung untuk Pemula
  4. Mat Hold: Pola Kelanjutan Tren Paling Kuat yang Jarang Diketahui
  5. Head and Shoulders (H&S): Raja dari Semua Pola Pembalikan
  6. Counterattack Line, Pertarungan Dua Kekuatan yang Berakhir Seimbang
  7. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  8. Inverse Head and Shoulders: Pola Pembalikan Bullish yang Paling Dapat Diandalkan
  9. Memahami Pola Bullish Engulfing: Sinyal Pembalikan Harga yang Kuat
  10. Downside Gap Three Methods: Pola Kelanjutan Bearish yang Sering Disalahartikan

TradingView Chart - ASRM