Update: Jumat, 5 Juni 2026

ASRM

PT. Asuransi Ramayana Tbk.

Rp 242
0.00%
Volume
27 lot
MA 5
254
MA 20
275
RSI
14.71
High
242
Low
236
Nilai
30/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis, gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi dan atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Downtrend
Volatility (Avg)
1.28%
Support (10d)
214
Resistance (10d)
286
Volume Trend (10d)
+107.9%
Score
30
Win Rate (30d)
26.67 %
P/L (30d)
-15.97 %
Sinyal Trading
Bearish MA Cross: Death Cross (MA5 < MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Oversold (14.7) - Potential reversal
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -5 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRM saat ini menunjukkan kecenderungan strong downtrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 14.7, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh jual (oversold) sehingga berpotensi mengalami pembalikan arah ke atas.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.28%. Area support terdekat berada di sekitar Rp214, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp286.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 30 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang cenderung bearish dan berisiko mengalami tekanan jual.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Sinyal bearish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan potensi penurunan lebih lanjut.

Strategi yang disarankan: Keluar pada harga saat ini atau saat terjadi rebound menuju MA5. Target harga berada di kisaran Pertimbangkan masuk kembali di 203 (near support), dengan batas stop loss di sekitar Minimalkan kerugian, keluar saat harga menguat. Hindari membeli saat harga masih turun. Tunggu konfirmasi pembalikan tren.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Elder Ray Index: Mengukur Kekuatan Bull dan Bear di Pasar

Dalam analisis teknikal, sebagian besar indikator berfokus pada harga atau volume secara terpisah. Namun, Dr. Alexander Elder, seorang psikiater yang beralih menjadi trader profesional, mengembangkan sebuah indikator yang unik: Elder Ray Index. Indikator ini menggabungkan harga dan volume untuk mengukur kekuatan sebenarnya dari pembeli (bull) dan penjual (bear) di pasar. Dinamakan berdasarkan sinar-X (X-ray) yang dapat menembus benda padat, Elder Ray Index dirancang untuk "menembus" permukaan harga dan melihat kekuatan di balik pergerakan tersebut. Bagi trader yang ingin memahami dinamika pasar secara lebih mendalam, indikator ini adalah alat yang sangat berharga. Karakteristik Elder Ray Index Elder Ray Index terdiri dari dua komponen utama: Bull Power (Kekuatan Bull) dan Bear Power (Kekuatan Bear). Keduanya dihitung berdasarkan hubungan antara harga tertinggi, harga terendah, dan exponential moving...

Artikel menarik lainnya:

  1. Menggunakan Kelly Criterion untuk Alokasi Modal di Pasar Saham
  2. Unlevered Beta vs Levered Beta: Memisahkan Risiko Bisnis dari Risiko Utang
  3. Bump and Run Reversal (BARR): Pola Pembalikan yang Jarang Dikenal
  4. Beyond the Balance Sheet: Menilai Ekuitas di Balik Aset Tak Berwujud
  5. Rasio BOPO: Mengukur Efisiensi Operasional Bank Sebelum Membeli Sahamnya
  6. V-Top dan V-Bottom (Spike): Pembalikan Tajam yang Penuh Kejutan
  7. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  8. Mengenal Alligator: Rahasia Bill Williams untuk Mengikuti Pasar yang "Bangun"
  9. Mengelola Drawdown Psikologis: Ketika Musuh Terbesar Berada di Dalam Pikiran Anda
  10. Rasio Kas terhadap Utang Lancar: Ukuran Paling Keras Kemampuan Bayar Utang dalam 24 Jam

TradingView Chart - ASRM