Update: Senin, 6 Juli 2026

ASRM

PT. Asuransi Ramayana Tbk.

Rp 244
0.00%
Volume
112 lot
MA 5
244
MA 20
241
RSI
43.75
High
244
Low
240
Nilai
70/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.46%
Support (10d)
232
Resistance (10d)
246
Volume Trend (10d)
-52.9%
Score
70
Win Rate (30d)
33.33 %
P/L (30d)
-8.96 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Neutral RSI: Neutral (43.8)
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Neutral Foreign Flow: Foreign neutral (Last 5 days avg: 0 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASRM saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 43.8, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.46%. Area support terdekat berada di sekitar Rp232, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp246.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 70 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 249 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 268 - 281 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 227 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ascending Triangle: Segitiga Naik yang Menandai Kelanjutan Tren Bullish

Dalam analisis teknikal saham, pola segitiga (triangle patterns) adalah salah satu formasi yang paling sering ditemui. Di antara ketiga jenis segitiga – ascending, descending, dan symmetrical – Ascending Triangle adalah yang paling bullish. Ascending Triangle adalah pola kelanjutan tren (continuation pattern) yang paling optimis. Ia terbentuk di tengah tren naik dan menandakan bahwa setelah periode konsolidasi, harga kemungkinan besar akan melanjutkan kenaikannya. Pola ini sangat dicari oleh trader karena memberikan sinyal beli yang cukup akurat dengan target harga yang jelas. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Ascending Triangle, mulai dari karakteristik, psikologi di baliknya, cara identifikasi, hingga strategi trading yang efektif. Apa Itu Ascending Triangle? Ascending Triangle adalah pola konsolidasi yang terbentuk ketika harga bergerak di antara dua garis trendline: Garis resistance horizontal...

Artikel menarik lainnya:

  1. Kepercayaan Buta pada Guru Saham: Bahaya Mengikuti Tanpa Filter
  2. Panduan Praktis: Cara Membaca Harga Saham di Aplikasi Trading untuk Pemula
  3. Hamada Equation: Menyempurnakan Beta dengan Efek Leverage Keuangan
  4. Downside Tasuki Gap: Pola Lanjutan Bearish yang Mematikan
  5. Money Flow Index (MFI): RSI yang Memperhitungkan Volume
  6. Book Building dan Masa Penawaran IPO: Cara Menentukan Harga Saham Perdana
  7. Mengelola Psikologi saat Saham Turun setelah Beli: Jangan Panik, Lakukan Ini!
  8. Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader
  9. PBV Kurang dari 1: Peluang Emas atau Jebakan Berbahaya?
  10. Rounding Top (Dome): Kubah yang Menandai Perlahan Berakhirnya Tren Naik

TradingView Chart - ASRM