Update: Senin, 7 September 2026

ASSA

PT. Adi Sarana Armada Tbk.

Rp 655
+2.34%
Volume
183.139 lot
MA 5
643
MA 20
634
RSI
60.87
High
665
Low
640
Nilai
85/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
1.50%
Support (10d)
610
Resistance (10d)
665
Volume Trend (10d)
+97.9%
Score
85
Win Rate (30d)
36.67 %
P/L (30d)
7.38 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bullish RSI: Strong momentum (60.9)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bearish Foreign Flow: Foreign net selling (Last 5 days avg: -52.562 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham ASSA saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 60.9, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 1.50%. Area support terdekat berada di sekitar Rp610, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp665.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 85 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 655 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 753 - 819 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 622 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Net Interest Margin (NIM): Barometer Utama Kinerja Saham Bank

Dalam dunia saham, emiten perbankan selalu menarik perhatian investor karena sifatnya yang likuid dan perannya sebagai lokomotif perekonomian. Namun, berbeda dengan sektor manufaktur atau konsumsi, menilai kesehatan bank tidak cukup hanya melihat laba bersih atau harga buku. Ada satu indikator yang menjadi nyawa bisnis bank: Net Interest Margin (NIM). Artikel ini akan membahas secara tuntas apa itu NIM, mengapa ia sangat vital bagi pemegang saham bank, serta bagaimana cara menggunakannya sebagai alat analisis investasi. Apa Itu Net Interest Margin (NIM)? Net Interest Margin (NIM) adalah rasio yang mengukur efisiensi bank dalam menghasilkan pendapatan bunga bersih dari total aset produktif yang dimilikinya. Dengan kata lain, NIM menunjukkan seberapa baik bank mengelola selisih antara bunga yang diterima dari kredit dan bunga yang dibayarkan kepada deposan, dibandingkan dengan...

Artikel menarik lainnya:

  1. High Node dan Low Node: Membaca Peta Kepadatan Volume untuk Menangkap Pergerakan Harga
  2. Framing Bias: Bagaimana Cara Penyajian Informasi Mengubah Keputusan Investasi Anda
  3. Market Facilitation Index (MFI) Bill Williams: Membaca Hubungan Harga dan Volume
  4. On-Neck Line, Sinyal Pembalikan yang Sering Disalahartikan
  5. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  6. Dividen Reinvestment Plan (DRIP): Cara Cerdas Meningkatkan Return Investasi
  7. Reverse Stock Split: Tanda Bahaya atau Strategi?
  8. Three Drives: Tiga Dorongan yang Membentuk Pembalikan Sempurna
  9. Current Ratio: Ukur Likuiditas Perusahaan
  10. Capital Light Model: Model Bisnis Idaman Investor Modern

TradingView Chart - ASSA