Update: Jumat, 10 Juli 2026

CSMI

PT. Cipta Selera Murni Tbk.

Rp 77
+5.48%
Volume
1.236.017 lot
MA 5
77
MA 20
71
RSI
55.36
High
87
Low
73
Nilai
90/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.84%
Support (10d)
57
Resistance (10d)
91
Volume Trend (10d)
+529.6%
Score
90
Win Rate (30d)
30 %
P/L (30d)
-12.50 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bullish RSI: Strong momentum (55.4)
Bullish Volume: Volume spike - High activity
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 474 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSMI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 55.4, yang menandakan bahwa momentum pergerakan harga masih tergolong stabil di area netral.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.84%. Area support terdekat berada di sekitar Rp57, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp91.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 90 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish kuat dan mendukung peluang kenaikan harga.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Sinyal bullish kuat terdeteksi; beberapa indikator menunjukkan momentum positif dengan rasio risk/reward yang menarik.

Strategi yang disarankan: Harga saat ini: 77 atau saat terjadi pullback ke MA5. Target harga berada di kisaran 89 - 96 (15-25%), dengan batas stop loss di sekitar 73 (5% below entry). Gunakan manajemen risiko (money management) dan pantau arus dana asing.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Ketika Aset Fisik Hampir Tidak Ada: Memahami Rasio P/TBV untuk Perusahaan Teknologi

Seorang investor yang baru belajar analisis fundamental mencoba menerapkan ilmunya pada saham perusahaan teknologi. Ia menghitung Price to Tangible Book Value (P/TBV). Hasilnya: 8x, 12x, bahkan 25x. Ia terkejut. "Bukankah seharusnya saya membeli saham dengan P/TBV di bawah 1x? Semua saham teknologi ini tampak sangat mahal!" Apakah investor tersebut benar? Apakah semua saham teknologi overvalued karena P/TBV-nya tinggi? Jawabannya: Tidak. Perusahaan teknologi, terutama yang bergerak di software, SaaS (Software as a Service), platform digital, dan semikonduktor, memiliki karakteristik yang membuat rasio P/TBV tradisional hampir tidak relevan. Artikel ini akan membahas secara khusus tentang penggunaan rasio P/TBV untuk perusahaan teknologi, mengapa rasio ini cenderung tinggi, metrik alternatif yang lebih cocok, serta bagaimana menilai valuasi saham teknologi secara benar. Mengapa P/TBV Perusahaan Teknologi Sangat Tinggi? Untuk memahami...

Artikel menarik lainnya:

  1. Concealing Baby Swan, Formasi Pembalikan Bullish yang Unik
  2. Conditional VaR (CVaR) atau Expected Shortfall: Mengukur Sisi Buruk dari Kerugian Ekstrem
  3. Mengenal CCI: Commodity Channel Index – Sinyal +100/-100 Crossing dan Zero Line Crossing
  4. Membaca "Tanda Tangan" Kecurangan: Analisis Fraud Detection dari Laporan Laba Rugi
  5. Fibonacci Retracement – Level-Level Ajaib untuk Pullback dan Reversal
  6. Piotroski Score: Cara Sistematis Menilai Kesehatan Fundamental Perusahaan
  7. Psikologi Saham: Fear of Missing Out (FOMO) – Ketika Emosi Mengalahkan Logika
  8. Cara Membeli Saham Pertama Kali di Sekuritas: Panduan Langkah demi Langkah untuk Pemula
  9. The Outside Bar: Mirip Engulfing tapi dalam Konteks Swing Trading
  10. Risk Parity: Filosofi Portofolio ala Ray Dalio yang Mengutamakan Risiko, Bukan Modal

TradingView Chart - CSMI