Update: Jumat, 11 September 2026

CSMI

PT. Cipta Selera Murni Tbk.

Rp 220
+10.00%
Volume
184.576 lot
MA 5
194
MA 20
168
RSI
85.33
High
220
Low
200
Nilai
65/100
Rekomendasi
BUY *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Strong Uptrend
Volatility (Avg)
5.41%
Support (10d)
0
Resistance (10d)
220
Volume Trend (10d)
-94.7%
Score
65
Win Rate (30d)
50 %
P/L (30d)
201.37 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bullish Price Position: Price above MA5 (Short-term bullish)
Bearish RSI: Overbought (85.3) - Potential correction
Bearish Volume: Low volume - Weak momentum
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 48 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSMI saat ini menunjukkan kecenderungan strong uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 85.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 5.41%. Area support terdekat berada di sekitar Rp0, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp220.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 65 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang bullish moderat dan masih cukup positif.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk BUY. Beberapa indikator mendukung arah naik, namun konfirmasi tambahan masih dibutuhkan.

Strategi yang disarankan: Tunggu konfirmasi di 224 disertai lonjakan volume. Target harga berada di kisaran 242 - 253 (10-15%), dengan batas stop loss di sekitar 205 (7% below entry). Disarankan entry secara konservatif; waspadai potensi breakdown di bawah support.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Mengenal Moving Average: SMA, EMA, WMA, dan HMA – Panduan Lengkap untuk Trader

Dalam analisis teknikal saham, ada satu indikator yang paling sederhana, paling populer, dan paling sering digunakan oleh trader di seluruh dunia: Moving Average (Rata-rata Bergerak). Moving Average adalah indikator yang menghaluskan data harga dengan menciptakan garis yang mengikuti pergerakan harga. Ia membantu trader melihat arah tren, mengidentifikasi level support dan resistance dinamis, serta menghasilkan sinyal beli dan jual. Namun, tidak semua moving average diciptakan sama. Ada beberapa jenis moving average dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan yang berbeda: SMA (Simple Moving Average), EMA (Exponential Moving Average), WMA (Weighted Moving Average), dan HMA (Hull Moving Average). Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang keempat jenis moving average tersebut, mulai dari cara perhitungan, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, hingga strategi penggunaannya dalam trading saham. Apa Itu Moving Average?...

Artikel menarik lainnya:

  1. Pola Nen STAR: Formasi Harmonic Modern dengan Akurasi Tinggi
  2. Faktor Kelelahan Keputusan: Mengapa Semakin Banyak Anda Trading, Semakin Buruk Keputusan yang Diambil
  3. High Wave: Candlestik dengan Sumbu Panjang di Kedua Sisi
  4. Recency vs Primacy Effect: Mana yang Lebih Mengendalikan Keputusan Saham Anda?
  5. Iceberg Pattern – Membaca Jejak Tersembunyi Pemain Besar
  6. Fixed Asset Turnover: Seberapa Produktif Pabrik Anda?
  7. Pola Cup and Handle: Cangkir dan Gagang yang Menjanjikan Kenaikan Besar
  8. Apa Itu Cum Date dan Ex Date Dividen? Wajib Tahu Sebelum Bagi Hasil
  9. Market Risk Premium: Harga yang Harus Dibayar untuk Keberanian Memegang Saham
  10. Graph Anosognosia: Ketika Trader Tidak Tahu Bahwa Mereka Tidak Tahu

TradingView Chart - CSMI