Update: Kamis, 20 Agustus 2026

CSMI

PT. Cipta Selera Murni Tbk.

Rp 124
-3.13%
Volume
331.613 lot
MA 5
124
MA 20
92
RSI
82.28
High
136
Low
124
Nilai
50/100
Rekomendasi
SELL *

* Rekomendasi hanya berdasarkan sistem teknikal analisis (MA5, MA20, RSI, Volume dan Foreign Flow), gabungkan dengan indikator lain seperti: analisa transaksi, broker summary, narasi atau corporate action untuk hasil trading lebih optimal.

Harga, MA, RSI
Indikator Teknis
Trend
Uptrend
Volatility (Avg)
4.08%
Support (10d)
77
Resistance (10d)
145
Volume Trend (10d)
+730.0%
Score
50
Win Rate (30d)
56.67 %
P/L (30d)
69.86 %
Sinyal Trading
Bullish MA Cross: Golden Cross (MA5 > MA20)
Bearish Price Position: Price below MA5 (Short-term bearish)
Bearish RSI: Overbought (82.3) - Potential correction
Neutral Volume: Normal volume
Bullish Foreign Flow: Foreign net buying (Last 5 days avg: 1.478 lot)

Berdasarkan hasil perhitungan indikator teknikal, saham CSMI saat ini menunjukkan kecenderungan uptrend pada periode perdagangan terakhir. Nilai RSI saat ini adalah 82.3, yang menandakan bahwa saham berada pada kondisi jenuh beli (overbought) sehingga berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek.

Tingkat volatilitas rata-rata dalam beberapa hari terakhir tercatat sebesar 4.08%. Area support terdekat berada di sekitar Rp77, sementara area resistance terdekat berada di kisaran Rp145.

Skor teknikal keseluruhan saat ini adalah 50 poin, yang menggambarkan kecenderungan pasar yang relatif netral dan belum menunjukkan arah pasti.

Berdasarkan analisa tersebut, sistem memberikan rekomendasi untuk SELL. Kecenderungan masih bearish, namun momentum melemah; rasio risk–reward kurang menarik.

Strategi yang disarankan: Exit jika terjadi rally menuju resistance. Target harga berada di kisaran Evaluasi kembali pada level support: 77, dengan batas stop loss di sekitar Batas risiko: di atas level tertinggi terbaru. Tetap menunggu sampai muncul sinyal yang lebih jelas.

TradingView Chart
Memuat grafik...
Volume & Frekuensi
Foreign Net Buy (lot)
Pasar Nego & Pasar Tunai (Non Regular)
Artikel

Diagonal Triangle: Segitiga Diagonal yang Menandai Puncak dan Awal Tren

Dalam analisis teknikal saham, Elliott Wave Theory memiliki berbagai bentuk gelombang. Setelah mempelajari Impulse Wave (5 gelombang) dan Corrective Wave (3 gelombang), kini saatnya mengenal pola yang unik dan sering menjadi kunci pembalikan tren: Diagonal Triangle (Segitiga Diagonal). Diagonal Triangle adalah pola gelombang yang berbentuk seperti segitiga, tetapi memiliki struktur internal yang berbeda dari triangle biasa. Pola ini sangat penting dikenali karena sering menandai akhir dari sebuah tren (ending diagonal) atau awal dari tren baru (leading diagonal). Tidak seperti impulse wave biasa yang mengikuti aturan "wave 4 tidak boleh tumpang tindih dengan wave 1", diagonal triangle justru melanggar aturan ini. Inilah yang membuatnya istimewa dan mudah dikenali. Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang Diagonal Triangle (baik Ending maupun Leading), mulai dari karakteristik, struktur...

Artikel menarik lainnya:

  1. Psikologi Ketika Portofolio Turun 30%: Di Titik Terdalam, Karakter Anda Diuji
  2. Gann Grid – Kotak Geometris yang Memetakan Waktu dan Harga
  3. Refleksi Akhir Tahun: Bukan Tentang Profit, Tapi Proses
  4. Membaca Pasar Lewat Perasaan: Mengenal AAII Sentiment Survey
  5. Perbedaan Day Trader vs Investor: Dua Dunia, Dua Psikologi yang Berbeda
  6. Menilai Masa Depan Tanpa Angka Kini: Panduan Valuasi Perusahaan yang Belum Profit
  7. Multi-Factor Portfolio ala Cliff Asness: Menggabungkan Kekuatan Faktor untuk Kinerja Superior
  8. Piercing Pattern: Senjata Rahasia Mendeteksi Pembalikan Bullish
  9. Ease of Movement (EMV) – Mengukur Kemudahan Harga Bergerak
  10. Goodwill & Intangible Asset: Aset Tak Terlihat yang Bisa Menjebak Investor

TradingView Chart - CSMI